Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Somalia Memuji Kebaikan Pangeran Naif dan Saudi

Bagikan:

Hidayatullah.com—Rakyat Somalia memberikan penghargaan yang besar kepada mendiang Pangeran Mahkota Saudi Naif bin Abdulaziz Al Saud atas kontribusinya memberikan bantuan kepada orang-orang miskin yang mengalami krisis pangan di negara Afrika Timur itu.

Dr. Shafii Jamaali, dokter anak di Rumah Sakit Banadir, menyampaikan belasungkawa dan mengatakan bahwa bantuan medis yang diberikan Pangeran Naif sangat berarti, lansir Al Arabiya (18/6/2012).

Tahun lalu, Arab Saudi memberikan sekitar USD50 juta bantuan kemanusiaan lewat program makanan dan USD10 juta untuk bantuan medis kepada Kementerian Kesehatan Somalia untuk membeli obat-obatan.

Pangeran Naif, yang wafat pada hari Sabtu lalu (16/6/2012), juga memerintahkan pemberian bantuan dan perbaikan bangunan rumah sakit satu-satunya yang terdapat di kota Mogadishu, setelah membaca dari surat kabar bahwa rumah sakit itu kondisinya sangat memprihatinkan.

Menteri Perairan, Mineral dan Energi Somalia Abdul Qadir, juga menyampaikan penghargaannya kepada Pangeran Naif, yang telah memberikan bantuan kepada Somalia sejak rezim pemerintah mulai goyah dan bukannya setelah perang.

“Saya masih ingat bagaimana Pangeran Naif memerintahkan pembuatan 40 sumur artesis di Somalia pada era Siad Barre di tahun 1980-an,” kata Abdul Qadir.

Para petugas bantuan kemanusian di Somalia menyatakan bahwa bantuan yang berasal dari Arab Saudi berbeda dengan bantuan dari negara-negara lain.

Said Syeikh Abdi, manajer eksekutif dari organisasi Happiness for Relief and Local Development, mengatakan bahwa jika bantuan negara lain justru membuat harga-harga di pasar Somalia melonjak naik, maka tidak demikian halnya dengan bantuan dari arab Saudi. Hal itu disebabkan negara lain yang memberikan bantuan membeli barang-barangnya di pasar lokal. Sedangkan barang bantuan dari Arab Saudi untuk Somalia, langsung dikirim dari luar negeri dan dalam jumlah yang banyak.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Militer Turki Bantah Salah Memberi Koordinat Sehingga Rusia Keliru Membom Tentaranya di Suriah

Militer Turki Bantah Salah Memberi Koordinat Sehingga Rusia Keliru Membom Tentaranya di Suriah

Aparat Saudi Gagalkan Penyelundupan 22 Juta Tablet Amphetamine

Aparat Saudi Gagalkan Penyelundupan 22 Juta Tablet Amphetamine

Senat AS Tolak RUU Anti Aborsi

Senat AS Tolak RUU Anti Aborsi

China Uji Coba Kapal Induk Pertama Buatan Dalam Negeri

China Uji Coba Kapal Induk Pertama Buatan Dalam Negeri

Kelompok Teror Yahudi Sayap Kanan Pimpin Serangan Terhadap Toko Pro-Palestina di Kanada

Kelompok Teror Yahudi Sayap Kanan Pimpin Serangan Terhadap Toko Pro-Palestina di Kanada

Baca Juga

Berita Lainnya