Selasa, 19 Oktober 2021 / 13 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Jamaah Al Islamiyyah Terlambat Menyadari Akal Bulus SCAF

Demonstrasi menentang dewan militer Mesir
Bagikan:

Hidayatullah.com—Hamada Nassar, seorang jurubicara Jamaah Al Islamiyyah, mengatakan bahwa dewan militer mengakali rakyat Mesir dalam referendum Deklarasi Konstitusi, dengan cara menggiring mereka agar mendukung pasal 2 dari Konstitusi, dengan alasan ada upaya-upaya yang berusaha untuk mengutak-utiknya.

“Kami sangat terlambat mengetahui hal itu,” kata Nassar.

Sebagaimana diketahui, pada hari Kamis (14/6/2012) Mahkamah memutuskan bahwa pemilihan parlemen tahun 2011, yang dimenangkan partai-partai Islam, tidak konstitusional dan harus diulang.

Keputusan itu berarti membuat Dewan Tertinggi Militer (SCAF), sebagai penguasa sementara pascakejatuhan Mubarak, kembali memegang wewenang legislatif.

Nassar juga mengatakan bahwa dewan militer –yang mendukung para hakim sisa-sisa rezim lama– berhasil meloloskan pasal 28, yang menyatakan bahwa keputusan Komisi Pemilihan Presiden tidak dapat digugat. Pasal itu digunakan untuk memanipulasi hasil pemilu dan membubarkan parlemen kapan saja lewat Mahkamah Konstitusi.

“Negara [dewan militer yang menggantikan kekuasaan Husni Mubarak] mendukung Shafiq dan membantunya maju [dalam pemilihan presiden],” kata Nassar dalam pernyataannya hari Ahad (17/6/2012) seperti dikutip Al Mishry Al Yaum.

“Hal ini memberikan harapan bagi sisa-sisa Partai Nasional Demokrat yang dibubarkan, yang meredup setelah revolusi.”*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Kartu Identitas Stasi Vladimir Putin Ditemukan di Arsip Jerman

Kartu Identitas Stasi Vladimir Putin Ditemukan di Arsip Jerman

Myanmar Hanya Verifikasi 374  Lebih dari 8.000 Dokumen Pengungsi Rohingya

Myanmar Hanya Verifikasi 374 Lebih dari 8.000 Dokumen Pengungsi Rohingya

Warga Yahudi Israel Ingin Bermukim Lagi di Jalur Gaza

Warga Yahudi Israel Ingin Bermukim Lagi di Jalur Gaza

Inggris Janjikan £2 Juta untuk Atasi Kemiskinan dan Stigma Menstruasi

Inggris Janjikan £2 Juta untuk Atasi Kemiskinan dan Stigma Menstruasi

Arab Saudi Siap Menerima Lebih 2 Juta Jamaah Haji

Arab Saudi Siap Menerima Lebih 2 Juta Jamaah Haji

Baca Juga

Berita Lainnya