Selasa, 16 Februari 2021 / 4 Rajab 1442 H

Internasional

Dukung Israel, Mitt Romney Sindir Obama

Bagikan:

Hidayatullah.comDihadapan sekelompok orang Kristen konservatif, calon presiden dari Partai Republik, Mitt Romney, hari Sabtu (16/6/2012) mengatakan bahwa ia mendukung Israel namun akan melakukan hal berbeda dengan apa yang dilakukan Obama.

Dihadapan sekitar 250 umat Kristiani dari Faith and Freedom Coalition, Romney menyindir kebijakan Obama atas Israel yang dianggapnya saling bertentangan.

Dengan mengambil kasus Iran sebagai contoh, Romney berkata, “Dia (Obama) kedengaran lebih takut jika kemungkinan Israel akan mengambil tindakan militer terhadap Iran, ketimbang Iran kemungkinan akan menjadi [negara] nuklir.”

Romney, yang berada di Pensylvania dalam rangka kampanye keliling ke enam negara bagian selama 5 hari dengan bus, mengatakan bahwa dirinya mendesak untuk menjalin hubungan yang kuat dengan para pemimpin Israel.

“Saya akan menjelaskan sejelas-jelasnya, bahwa bagi kita dan juga bagi mereka (Israel), adalah tidak dapat diterima jika Iran menjadi negara nuklir dan kita siap untuk mengambil langkah dan tindakan apapun untuk memastikan bahwa hal itu tidak terjadi,” tegas Romney, sebagaimana dikutip Christian Post dari Associated Press.

Romney menyatakan bahwa ia tidak akan menunjukkan kepada publik sedikitpun tentang kerenggangan yang terjadi dalam hubungan antara Amerika Serikat dengan Israel.

“Jika kita berbeda pendapat, Anda tahu, kita dapat membicarakannya di tempat tertutup. Tetapi kepada dunia, kita menunjukkan bahwa kita saling bergandeng-tangan,” kata Romney, menyindir Obama yang beberapa kali menunjukkan ketidaksepahamannya dengan Israel di hadapan masyarakat dunia.

Obama pernah dengan tidak sengaja terdengar pembicaraan pribadinya bersama Presiden Prancis Nicolas Sarkozy pada acara pertemuan G20 di Cannes Prancis Oktober 2011. Ketika itu wartawan mendengar keluhan Sarkozy, yang mengatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu adalah seorang pembohong dan ia tidak tahan dengannya. Bukannya menampik ucapan Sarkozy, Obama justru menegaskan bahwa dirinya bahkan harus berurusan dengan Netanyahu setiap hari.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Singapura Dakwa 11 Pria Terkait Pencurian Minyak Shell

Singapura Dakwa 11 Pria Terkait Pencurian Minyak Shell

Pakistan ke UEA: “Kami Tidak akan Mengakui ‘Israel’”

Pakistan ke UEA: “Kami Tidak akan Mengakui ‘Israel’”

Partai Islam Belanda Tak Ikut Pemilu

Partai Islam Belanda Tak Ikut Pemilu

Perubahan Iklim: Mayoritas Orang Jerman Setuju Kurangi Dekorasi Lampu Natal

Perubahan Iklim: Mayoritas Orang Jerman Setuju Kurangi Dekorasi Lampu Natal

Coronavirus Mewabah Korupsi di Amerika Latin Makin Parah

Coronavirus Mewabah Korupsi di Amerika Latin Makin Parah

Baca Juga

Berita Lainnya