Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Malaysia Gelar Pasar Pariwisata Muslim

Bagikan:

Hidayatullah.com—Para penyelenggara perjalanan wisata dari lebih 50 negara, yang menawarkan paket liburan kepada Muslim, berkumpul di Kuala Lumpur untuk pertama kalinya pada hari Kamis ini (31/5/2012) sampai Sabtu lusa.

World Islamic Tourism Mart 2012 merupakan ajang bagi para pelaku bisnis pariwisata untuk bertemu dan membuat jaringan.

“Terdapat lebih dari 1,7 milyar Muslim di seluruh dunia, dan oleh karenanya pariwisata islami merupakan sebuah bidang yang harus dikembangkan,” kata Datuk Mohd Khalid Harun, presiden Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA), dalam jumpa pers kemarin, lansir media online setempat The Star (31/5/2012).

Pada kesempatan itu, Harun mengatakan bahwa WITM 2012 juga merupakan tempat rujukan bagi Muslim untuk mendapatkan paket-paket perjalanan dengan harga terjangkau, yang akan memenuhi kebutuhan mereka seperti makanan halal dan akomodasi yang baik.

Walaupun menggunakan nama pasar wisata Muslim, peserta pameran tidak hanya berasal dari negara-negara Islam. Amerika Serikat, Jerman, Prancis, India, China dan Iran ikut menawarkan paket wisata bersama negara seperti Yordania, Maladewa, Uni Emirat Arab, Mesir dan Indonesia.

WITM 2012 diselenggarakan oleh MATTA bersama sejumlah kementerian terkait dan asosiasi hotel Malaysia. Serta didukung oleh lembaga pariwisata Perserikatan Bangsa-Bangsa UNWTO.

Selain pameran wisata, penyelenggara juga menggelar konferensi satu hari yang menghadirkan pembicara terkemuka di Seri Pasific Hotel.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Menteri Hukum Mesir Era Mursy Divonis 3 Tahun Penjara

Menteri Hukum Mesir Era Mursy Divonis 3 Tahun Penjara

Barghouti: Intifadah ke-3 Dimulai,  Mahmud Abbas Harus Hentikan Kerjasama dengan Israel

Barghouti: Intifadah ke-3 Dimulai, Mahmud Abbas Harus Hentikan Kerjasama dengan Israel

Malaysia Desak PBB Melakukan Reformasi dan Perbaikan Karena Banyaknya Perang

Malaysia Desak PBB Melakukan Reformasi dan Perbaikan Karena Banyaknya Perang

Hizbullah: Rezim Assad Tidak Lagi dalam Bahaya

Hizbullah: Rezim Assad Tidak Lagi dalam Bahaya

Muslim Khawatir Jadi Kambing Hitam Reformasi Burma

Muslim Khawatir Jadi Kambing Hitam Reformasi Burma

Baca Juga

Berita Lainnya