Sabtu, 4 Desember 2021 / 29 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Penerbit Buku Irshad Manji di Malaysia Ditahan

Direktur ZI Publications, Mohd Ezra Zaid yang digeledah/nst
Bagikan:

Hidayatullah.com–Jabatan Agama Islam Selangor (JAIS), Selasa, (29/05/2012) menyerbu kantor perusahaan penerbitan ZI Publications, yang telah menterjemah dan menerbitkan buku tulisan tokoh feminis asal Kanada, Irshad Manji di Petaling Jaya.
Perusahaan milik anak Presiden Partai Kesejahteraan Insan Tanah Air (KITA), Datuk Zaid Ibrahim itu diserbu jam 10.30 pagi waktu Malaysia dan 180 buku bertajuk “Allah, Kebebasan dan Cinta” yang sudah diterjemahkan ke bahasa Malaysia dirampas, demikian dikutip Berita Harian, Malaysia.

Pemangku Direktur JAIS, Mohd Shahzihan Ahmad, ketika dihubungi berkata, pihaknya turut menahan direktur perusahaan itu, Mohd Ezra Zaid dan membawanya ke Ibu Kantor JAIS di Shah Alam untuk diintrograsi.

“Serbuan dibuat dengan membawa surat perintah penggeledahan dan dilakukan mengikut Pasal 16 Enakmen Hukum Syariah Negeri Selangor 1995,” katanya mengesahkan 20 pelaksanaan JAIS diketuai Pegawai Operasi, Hardi Mohd Sadali yang melakukan serbuan itu.

Mohd Shahzihan berkata, Mohd Ezra sangat kooperatif selama  penggeledahan dilakukan.
Mohd Ezra yang turut menulis pesan mengenai serbuan dan kehadirannya di JAIS melalui laman twitternya, terlihat keluar bersama pihak pengacaranya, Nizam Bashir dari kantor JAIS, jam 3.15 petang selepas memberi keterangan selama dua jam.

Ia kemudian dibawa ke Mahkamah Syariah Shah Alam untuk proses selanjutnya.
Asisten Direktur Investigasi JAIS, Shahrom Maarof, ketika ditemui usai pemeriksaan tertutup di hadapan Hakim Syarie Shahrudin Selamat mengatakan, Mohd Ezra dibebaskan dengan jaminan RM1,800.

Juma’at lalu, pelaksana JAIS turut memeriksa sebuah took buku di Bukit Tinggi, Klang tetapi tak satupun buku Irshad Manji dijual.

Selain Mohd Ezra, Zaid juga memuatkan dalam laman twitternya mengenai serbuan dan penahanan Mohd Ezra.

Sementara itu, Mohd Ezra enggan mengulas lebih lanjut mengenai serbuan dan penahanannya, sebaliknya mengabarkan akan  segera mengeluarkan kenyataan sikap dalam waktu dekat.

Sebelumnya, protes kehadiran Irshad Manji oleh kalangan Muslim di Indonesia justru mendapat tekanan kalangan LSM dan media massa.*

Rep: Cholis Akbar
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Sejak Kasus Charlie Hebdo, Serangan Cyber ke Prancis Meningkat

Sejak Kasus Charlie Hebdo, Serangan Cyber ke Prancis Meningkat

Raihan Masuk dalam 500 Muslim Berpengaruh di Dunia

Raihan Masuk dalam 500 Muslim Berpengaruh di Dunia

Pantai Gading Umumkan Kasus Ebola Pertama Sejak 1994

Pantai Gading Umumkan Kasus Ebola Pertama Sejak 1994

Tokoh Syiah Unggul Pemilu Iraq, Iran Kirim Komandannya

Tokoh Syiah Unggul Pemilu Iraq, Iran Kirim Komandannya

Penahanan Mursy Diperpanjang Lagi 30 Hari

Penahanan Mursy Diperpanjang Lagi 30 Hari

Baca Juga

Berita Lainnya