Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Ulama: Membakar Kitab karena Jahil terhadap Dien

Memprihatikan: Kitab-kitab madzhab Maliki yang dibakar
Bagikan:

Hidayatullah.com–Para ulama Mauritania menyampaikan pernyataan sikap mengenai aksi pembakaran sejumlah kitab rujukan madzhab Maliki, mereka menilai bahwa perbuatan itu bukanlah sikap umat Islam, demikian lansir Rim Media (02/05/2012).

Di bawah kepemimpinan Syeikh Dr. Bin Bayah para ulama menyampaikan bahwa aksi pembakaran merupakan perbuatan di luar sifat Muslim, dan mereka menyampaikan rasa syukur dimana rakyat dan para pemimpin pertai politik kompak melakukan penolakan terhadap aksi pembakaran yang mereka nilai karena disebabkan kejahilan terhadap Islam.

Para ulama juga menanggapi argumen Biram Walid Abidi pemimpin gerakan IRA yang memimpin aksi pembakaran yang mengatakan bahwa ia menolak buku-buku tersebut karena merupakan pemikiran manusia yang bisa salah, berbeda dengan Al Quran dan As Sunnah.

Para ulama itu pun menyatakan bahwa pemisahan antara fiqih dan Al-Quran serta As Sunnah akan membangun subhat bahwa fiqih tidak mengandung Al Qur`an dan As Sunnah atau bahkan bertentangan dengan keduannya. Dan hal ini bisa menyebabkan kaum awam meremehkan kitab-kitab madzhab beserta para ulamanya.

Dari subhat itu, para ulama tersebut menyebutkan, ”Seakan-akan seluruh rakyat Muslim ini lebih dari 1000 tahun tidak mengamalkan Al-Qur`an dan As Sunnah dalam ibadah serta muamalah.”

Dan kesimpulan itu menurut mereka bertentangan dengan kenyataan serta kaidah yang merupakan pengetahuan dasar dalam ilmu syariat yang diterapkan dalam madzhab-madzhab di setiap masa dan tempat bahwa bahwa fiqih terdiri dari Al Qur`an dan As Sunnah atau dari apa-apa yang diambil kesimpulan dari keduanya, dan itu merupakan bagian dari dien.

Para ulama juga menyampaikan mengenai pentingnya menggelar muktamar mengenai madzhab Maliki untuk menjelaskan kepada umat bahwa madzhab tersebut dalam pokok maupun cabang berasas Al-Quran dan As-Sunnah. Dan mereka akan bekerja sama dengan perkumpulan-perkumpulan ulama di Mauritania guna mensukseskan acara tersebut.

Selain Syeikh Bin Bayah sejumlah ulama lain seperti Syeikh Aslam Walid Musthafa, Syeikh Muhammad Al Mukhtar Walid Ambalah, Syeikh Muhammad Fadhil Walid Muhammad Amin, Syeikh Abdullah Walid A’al Salim, Syeikh Abu Bakr Walid Ahmad serta Syeikh Buna Umar Li ikut menandatangani pernyataan itu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa Biram Walid Abidi menggelar aksi pembakaran beberapa kitab madzhab Maliki seperti Al Mudawwanah yang diriwayatkan dari Imam Malik bin Anas, Hasyiyah Ad Dasuki ala As Syarh Al Kabir karya Imam Ad Dasuki serta Syarh Khalil, Ibnu Asyir serta Al Akhdhari. Mereka menggelar pambakar setelah melaksanakan shalat Jumat pada 24 Maret 2012 lalu di Nouakchott Mauritania.*

Rep: Thoriq
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Tiga Bersaudara Hilang Secara Paksa di Uni Emirat Terkait Suriah

Tiga Bersaudara Hilang Secara Paksa di Uni Emirat Terkait Suriah

Supir Bus yang Dibakar Penumpang Hingga Tewas Keturunan India

Supir Bus yang Dibakar Penumpang Hingga Tewas Keturunan India

Dukung Donald Trump Ribuan Orang Padati National Mall

Dukung Donald Trump Ribuan Orang Padati National Mall

Setengah orang Jerman Memandang Islam Sebagai Ancaman

Setengah orang Jerman Memandang Islam Sebagai Ancaman

Suhu Dingin Ekstrim, Hotel Turki Gratiskan Tarif untuk Pengungsi dan Orang Fakir

Suhu Dingin Ekstrim, Hotel Turki Gratiskan Tarif untuk Pengungsi dan Orang Fakir

Baca Juga

Berita Lainnya