Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Siapakan Capres Pilihan Mubarak?

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sumber-sumber pers melaporkan bahwa mantan Presiden Mesir yang digulingkan, Hosni Mubarak mendukung Ahmad Syafiq dalam pemilihan presiden nanti. Mubarak menilai bahwa Syafiq lebih baik untuk memerintah Mesir. Demikian dilansir Islammemo (20/5/2012).

Sumber mengatakan, “Mubarak mengikuti perkembangan pemilihan presiden dengan penuh perhatian, dan mengawasi kegiatan para capres di televisi atau surat kabar harian.” Mubarak menghabiskan sebagian besar waktunya di depan televisi atau membaca surat kabar.

Sumber tersebut mencatat bahwa Mubarak mendukung Ahmad Syafiq dalam pemilihan presiden, dan menilai bahwa dia yang terbaik untuk menggantikannya memimpin Mesir.

Mubarak menganggap Syafiq adalah muridnya sejak lulus dari Akademi Angkatan Udara, yang memiliki kecerdasan dan kemampuan untuk mengatur pemerintahan. Mubarak juga takut jika kelompok-kelompok Islam menguasai pemerintahan.

Kepada calon lainnya, seperti yang dilansir situs Masrawy, Mubarak menilai Amr Musa sebagai seorang diplomat yang populer dan karismatik, namun dia tidak cocok memimpin Mesir untuk saat ini.

Sementara itu, Mubarak menilai capres yang diusung kelompok Islam lebih cocok untuk menjadi khatib di masjid-masjid, dari pada mencalonkan diri sebagai presiden.*

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Gagal Tuduh Iraq, AS Ganti Tuduh Suriah

Gagal Tuduh Iraq, AS Ganti Tuduh Suriah

Qatar Tak Akan Mengubah Hubungan dengan Turki setelah Rekonsiliasi dengan Negara Teluk

Qatar Tak Akan Mengubah Hubungan dengan Turki setelah Rekonsiliasi dengan Negara Teluk

Pelaku Bom Brussels Pernah Bekerja di Parlemen Uni Eropa

Pelaku Bom Brussels Pernah Bekerja di Parlemen Uni Eropa

Iran dan Qatar Membahas Wilayah dan Kesepakatan Nuklir dalam Pembicaraan Tingkat Tinggi

Iran dan Qatar Membahas Wilayah dan Kesepakatan Nuklir dalam Pembicaraan Tingkat Tinggi

Keliru, Berita Ajaib dari Gempa Jepang Dicabut

Keliru, Berita Ajaib dari Gempa Jepang Dicabut

Baca Juga

Berita Lainnya