Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Partai Islam Aljazair Diperkirakan Menangi Perolehan Suara

Abdul Aziz meninggalkan bilik suaranya usai pemilu parlemen
Bagikan:

Hidayatullah.com–Para analis mengatakan koalisi Islam moderat yang mencakup Front Pembebasan Nasional yang berkuasa di Aljazair, diperkirakan akan muncul dengan perolehan suara terbanyak ketika hasil awal pemilu negara itu diumumkan hari ini.

Kemenangan Islam, dalam pemilu pertama di Aljazair sejak mulainya pergolakan Arab atau Arab Spring itu, akan menyerupai hasil pemilu di Maroko, Tunisia dan Mesir. Demikian dikutip Voice of America (VoA).

Hari Kamis, rakyat memberi suara untuk pemilihan 462 anggota parlemen.  Kira-kira separuh dari ke-44 partai politik yang bersaing dilegalisasi tahun ini.

Para aktivis oposisi, dengan alasan ketidakpercayaan pada reformasi yang dijanjikan pemerintah, menganjurkan agar rakyat pemilih tidak pergi ke TPS untuk memberikan suaranya.

Kementerian Dalam Negeri Aljazair mengatakan partisipasi rakyat dalam pemilu tahun ini sekitar 44 persen, sedangkan dalam pemilu tahun 2007 partisipasi mencapai rekor terendah 37 persen.

Presiden Abdul Aziz Bouteflika sebelumnya mengumumkan beberapa reformasi undang-undang dasar setelah protes pro-demokrasi pecah tahun lalu.

Pemerintahnya, untuk pertama kalinya, juga menerima kehadiran peninjau pemilu internasional sebagai bagian usaha untuk meningkatkan transparansi.

Parlemen baru itu akan memberi suara mengenai rancangan perubahan undang-undang dasar dan meletakkan dasar-dasar bagi pemilihan presiden tahun 2014.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Roket Sederhana Jatuhkan Blackhawk AS, 4 Prajurit Tewas

Roket Sederhana Jatuhkan Blackhawk AS, 4 Prajurit Tewas

Raja Salman Ajak Rakyatnya Bekerjasama Bendung Wabah COVID-19

Raja Salman Ajak Rakyatnya Bekerjasama Bendung Wabah COVID-19

Ramadhan di Saudi Suhu 50 Derajat Celsius

Ramadhan di Saudi Suhu 50 Derajat Celsius

Tajikistan Larang Remaja di bawah 18 Tahun ke Masjid

Tajikistan Larang Remaja di bawah 18 Tahun ke Masjid

Gul Kunjungi Institut Teologi Islam Jerman

Gul Kunjungi Institut Teologi Islam Jerman

Baca Juga

Berita Lainnya