Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Mahkamah Agung India Putuskan Pemerintah Hapus Subsidi Haji

Rombongan Jamaah Haji India
Bagikan:

Hidayatullah.com–Mahkamah Agung India telah memutuskan agar pemerintah menghapuskan program yang mensubsidi Muslim dalam melakukan ibadah haji.
Dalam putusannya pekan ini Mahkamah Agung India mengatakan bahwa subsidi untuk perjalanan umat Islam ke Makkah yang dikenal sebagai ibadah haji “sebaiknya dihapuskan.” Jika semua fakta diketahui, keputusan itu terus berlanjut, banyak Muslim “tidak akan merasa nyaman bahwa ibadah haji sebagian besar didanai oleh pemerintah.”

Islam menyerukan kepada seluruh umatnya untuk melakukan perjalanan ke kota di Arab Saudi dan tempat kelahiran Muhammad itu setidaknya sekali dalam hidup mereka, jika mereka mampu. Muslim yang tidak mampu dikecualikan dari kewajiban itu.

Sejarah India diwarnai dengan banyak ketegangan antara kelompok mayoritas Hindu dan minoritas Muslim. Namun, banyak pemimpin Muslim mengatakan bahwa mereka tidak bermasalah dengan keputusan pengadilan yang membatalkan subsidi haji tersebut.

Zafarul Islam Khan, ketuan Majlis-e-Mushawarat, payung organisasi Muslim India, melihat subsidi itu sebagai cara tidak langsung pemerintah India untuk mendanai maskapai nasional India.

“Muslim pada umumnya tidak mendukung subsidi haji. Kami menganggap subsidi itu sebagai subsidi untuk Air India dan bukan untuk komunitas Muslim,” ujarnya dikutip Voice of America (VoA).

Praktek pemberian subsidi kepada Muslim dimulai tahun 1973, ketika pemerintah India menghapuskan perjalanan laut sebagai sarana untuk melakukan ibadah haji. ketika itu, pemerintah mulai membedakan antara harga tiket kapal laut dan pesawat.

Khan mengatakan keputusan itu bermotif politik sejak awal.

“Sebenarnya kami tidak menuntut subsidi, tetapi pemerintah berkeras memberikannya untuk menunjukkan kepada para pemilih kebanyakan, pemilih Muslim, bahwa mereka melakukan sesuatu,” ujarnya.

Diperkirakan sekitar 100.000 Muslim India setiap tahun mendapat manfaat dari perjalanan bersubsidi. Arman Khalid Hashmi naik haji tahun 2011, dan merasa bahwa ibadah haji tanpa bantuan pemerintah masih sangat konsisten dengan Islam. Ia mengatakan, “Sebagai Muslim, kita harus naik haji dengan uang sendiri. Jadi jika subsidi itu dihapuskan, itu tidak masalah bagi kami.”

Bagi banyak warga India, argumen terkuat untuk mengakhiri subsidi haji adalah bahwa konstitusi negara itu mendefinisikan India sebagai negara republik sekuler – tidak pilih kasih pada kelompok agama tertentu. Mahkamah Agung mengatakan subsidi harus dihapuskan dalam waktu sepuluh tahun.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Bawa Pistol 2 Buddhis Rakhine Ditangkap di Bangladesh

Bawa Pistol 2 Buddhis Rakhine Ditangkap di Bangladesh

Pengungsi ke Yunani Meningkat Meningkat Meski Ada Kesepakatan Turki dan Uni Eropa

Pengungsi ke Yunani Meningkat Meningkat Meski Ada Kesepakatan Turki dan Uni Eropa

PM Australia Desak Batalkan Hukuman Mati, Ungkit-ungkit Bantuan tsunami

PM Australia Desak Batalkan Hukuman Mati, Ungkit-ungkit Bantuan tsunami

Divonis Bersalah Menghina Orang Maroko, Geert Wilders Ajukan Kasasi

Divonis Bersalah Menghina Orang Maroko, Geert Wilders Ajukan Kasasi

Peresmian “Jalan Apartheid” Mendapat Kecaman Palestina

Peresmian “Jalan Apartheid” Mendapat Kecaman Palestina

Baca Juga

Berita Lainnya