Selasa, 18 Januari 2022 / 15 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Amnesty: Muslim Eropa Diperlakukan Diskriminatif

Bagikan:

Hidayatullah.com—Menurut Amnesty International, Muslim di Eropa mendapatkan perlakuan diskriminatif dalam bidang pendidikan dan pasar kerja.

Dilansir oleh Radio Nederland, laporan Amnesty International yang dirilis Selasa (24/04/2014) itu, menyoroti usulan larangan jilbab di Belanda. Organisasi tersebut menilai, larangan secara umum atas jilbab terlalu berlebihan.

Keputusan sekolah-sekolah Katolik Belanda yang melarang siswanya memakai kerudung juga tidak lepas dari kritikan dalam laporan Amnesty International tersebut.

Demikian pula halnya negara-negara Eropa lain, seperti Belgia, Prancis, Spanyol dan Swiss.

Swiss telah memberlakukan larangan pembangunan menara masjid. Sekolah-sekolah di Belgia, Prancis dan Spanyol melarang penggunaan simbol-simbol agama dan budaya, termasuk kerudung.

Menurut Amnesty International, larangan-larangan itu bertentangan dengan prinsip kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama.

Laporan organisasi pemantau hak asasi manusia itu juga menyatakan bahwa terjadi diskriminasi terhadap Muslim di pasar tenaga kerja, padahal Eropa memiliki undang-undang anti diskriminasi.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Delegasi Indonesia Dorong Resolusi untuk Dunia yang Damai dan Berkeadilan

Delegasi Indonesia Dorong Resolusi untuk Dunia yang Damai dan Berkeadilan

Ajakan Menyetir Bagi Wanita Adalah Baratisasi

Ajakan Menyetir Bagi Wanita Adalah Baratisasi

Syiah Libanon Mengamuk Hassan Nasralah Jadi Guyonan di TV

Syiah Libanon Mengamuk Hassan Nasralah Jadi Guyonan di TV

Lawan Politik An-Nahda Akui Kekalahan

Lawan Politik An-Nahda Akui Kekalahan

Visit Malaysia 2020 Targetkan 30 Juta Wisatawan Mancanegara

Visit Malaysia 2020 Targetkan 30 Juta Wisatawan Mancanegara

Baca Juga

Berita Lainnya