Sabtu, 22 Januari 2022 / 18 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Libya Larang Partai Agama

Bagikan:

Hidayatullah.com—Otoritas Libya hari Selasa (24/04/2012) meloloskan legislasi yang melarang pembentukan organisasi politik berdasarkan agama, daerah dan suku, serta melarang pendanaan dari luar negeri.

“Partai-partai politik atau asosiasi tidak boleh dibentuk berdasarkan keterkaitan daerah, suku atau agama,” kata seorang anggota Dewan Transisi Nasional kepada AFP, sebagaimana dikutip Al Arabiya.

“Mereka tidak boleh menjadi kepanjangan dari partai politik di luar negeri ataupun menerima dana dari luar negeri,” kata Mustafa Landi, seorang anggota komite hukum.

Berdasarkan peraturan yang disetujui hari Selasa itu, pendirian partai politik harus memiliki sedikitnya 250 anggota pendiri, sementara asosiasi cukup 100.

Sebelumnya pada bulan April ini komite pemilihan umum Libya telah mengingatkan bahwa pembentukan partai politik harus segera dilakukan jika ingin pemilu digelar sesuai rencana pada Juni mendatang.

Namun, kalaupun tidak ada lagi partai baru, sejak beberapa bulan lalu sudah ada puluhan partai yang dibentuk dengan tujuan ikut pemilihan umum pada 19 Juni 2012.

Sebanyak 120 kursi disediakan untuk kandidat independen di parlemen, namun tempat yang diperebutkan oleh partai-partai politik tetap berjumlah 80 kursi.

Semasa pemerintahan Muammar Qadhafi semua bentuk organisasi politik dilarang berdiri di Libya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Kasus Rasisme: Mantan Polisi Derek Chauvin Bersalah atas Pembunuhan George Floyd

Kasus Rasisme: Mantan Polisi Derek Chauvin Bersalah atas Pembunuhan George Floyd

Wanita Saudi: “17 Juni, Kami Setir Mobil Sendiri!”

Wanita Saudi: “17 Juni, Kami Setir Mobil Sendiri!”

Syiah Alawi Turki Tuduh Gerakan Oposisi Suriah Teroris

Syiah Alawi Turki Tuduh Gerakan Oposisi Suriah Teroris

Mati Ditikam di Kepala, Hakim Kasus Korupsi Kongo Dibilang Meninggal karena Serangan Jantung

Mati Ditikam di Kepala, Hakim Kasus Korupsi Kongo Dibilang Meninggal karena Serangan Jantung

Imigran Asal Polandia Diyakini Sebagai Jack the Ripper

Imigran Asal Polandia Diyakini Sebagai Jack the Ripper

Baca Juga

Berita Lainnya