Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Riyadh 40 Tahun Lalu: Wanita Menyusui di Tempat Umum

Bagikan:

Hidayatullah.com–Penulis Saudi Badr Al Kharif menyampaikan bahwa di Riyadh 40 tahun yang lalu banyak bioskop dan tempat penjualan alat-alat musik, ikhtilath merupakan hal yang biasa serta banyak dijumpai wanita menyusui di tempat-tempat umum.

Sebagaimana dilansir Al Arabiya (16/4/2012) Wakil pimred Syarq Al Ausath itu juga menyampaikan bahwa di waktu itu para wanita juga menjadi sekretaris di biro-biro perjalanan.

Menurutnya, keputusan amir Riyadh saat ini yang membolehkan kaum muda masuk mall merupakan keputusan yang mengembalikan Riyadh pada pada 40 tahun lalu yakni di masa Malik Saud berkuasa.

Dan di saat ini, Kharif menyampaikan bahwa suasana di masyarakat Riyadh kembali seperti sebelumnya.

Sebelumnya, diberitakan media ini, Kementerian Pendidikan Tinggi Arab Saudi juga mengatakan kepada perguruan-perguruan tinggi agar menerima mahasiswa putri di jurusan ilmu politik.

Dikutip dari Al Arabiya (15/04/2012), profesor ilmu politik di Universitas Raja Saud Dr Sahran Al Utaibi kepada koran Ashraq mengatakan, kampusnya akan menjadi perguruan tinggi pertama bagi para wanita yang ingin belajar ilmu politik mulai tahun depan.

Menurut Al Utaibi, saat ini jumlah wanita peminat ilmu politik melebihi pria, sehingga mereka juga perlu diberi kesempatan.

Maret lalu, di negeri itu juga sempat dikabarkan membolehkan kaum hawa masuk ke tribun untuk menjadi suporter bola. Hal ini terjadi setelah pihak Saudi menginginkan untuk menjadi tuan rumah Piala Asia, yang mana kehadiran wanita merupakan syarat yang harus dipenuhi oleh pihak penyelanggara.

Jika Saudi mengikuti tekanan dunia dengan HAM, boleh jadi kelak tak ada lagi yang istimewa di tempat ini, selain dua Kota Suci.*

Rep: Sholah Salim
Editor: Thoriq

Bagikan:

Berita Terkait

Pemimpin Jihad Islam Kecam Negara Arab

Pemimpin Jihad Islam Kecam Negara Arab

Prancis Repatriasi 10 Anak Militan Muslim dari Kamp Pengungsi di Suriah

Prancis Repatriasi 10 Anak Militan Muslim dari Kamp Pengungsi di Suriah

Turki Minta Kurdi untuk Membatalkan Referendum

Turki Minta Kurdi untuk Membatalkan Referendum

Bunuh 3 Yahudi, Seorang Pria Amerika Divonis Hukuman Mati

Bunuh 3 Yahudi, Seorang Pria Amerika Divonis Hukuman Mati

Korban Serangan Bom  di Masjid Nigeria Mencapai 86 Orang

Korban Serangan Bom di Masjid Nigeria Mencapai 86 Orang

Baca Juga

Berita Lainnya