Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Wanita Uzbekistan Dimandulkan Paksa

Bagikan:

Hidayatullah.com—Program pengendalian jumlah penduduk yang bisa dibilang paling tidak manusiawi dilakukan oleh pemerintah Uzbekistan, yaitu dengan memandulkan para wanitanya secara diam-diam.

BBC melaporkan (11/04/2012), beberapa dokter mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan memerintahkan mereka untuk memenuhi target sterilisasi. Di wilayah perkotaan setiap bulan harus ada 4 wanita yang dimandulkan dan di wilayah pedesaan 32 wanita.

Strerilisasi dilakukan tanpa persetujuan atau sepengetahuan wanita yang bersangkutan.

Salah seorang korban pemandulan paksa secara diam-diam adalah Adolat. Wanita yang mengharapkan bayi ketiga itu baru mengetahui tidak lagi bisa hamil setelah diberitahu oleh seorang dokter ahli.

“Saya mencoba hamil setelah anak kedua saya lahir. Namun upaya saya selalu gagal. Belakangan saya tahu, saya diam-diam disterilisasi,” kata Adolat.

Pemandulan dilakukan dengan menyumbat tuba fallopi. Sebagian lain bahkan dilakukan dengan cara lebih tidak manusiawi, yaitu dengan mengangkat rahim wanita yang telah memiliki dua atau tiga anak.

Kebijakan tidak bermoral pemerintah ini menyebabkan penduduk wanita takut melairkan di negara tersebut.

Para wanita yang diwawancarai BBC bahkan mengatakan bahwa mereka diceraikan suaminya setelah diketahui tidak dapat memiliki anak lagi. Sebab, di Uzbekistan memiliki banyak anak adalah sebuah kebanggan.

Menurut sebuah LSM, pada tahun 2010 saja ada 80.000 wanita Uzbekistan yang mengaku disterilisasi.

Pemerintah menyangkal telah melakukan sterilisasi paksa secara diam-diam.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Parlemen Australia Batalkan Pembahasan Pemisahan Wanita Berniqab

Parlemen Australia Batalkan Pembahasan Pemisahan Wanita Berniqab

Pasca Serangan AS-Arab,  An Nushrah dan Ahrar Syam Kosongkan Markas di Idlib

Pasca Serangan AS-Arab, An Nushrah dan Ahrar Syam Kosongkan Markas di Idlib

Mufti Kelantan Ingatkan Masyarakat Awam Tak Persendakan Hukum Islam

Mufti Kelantan Ingatkan Masyarakat Awam Tak Persendakan Hukum Islam

Aung San Suu Kyi Kembali Tak Hadir di Sidang Umum PBB

Aung San Suu Kyi Kembali Tak Hadir di Sidang Umum PBB

Petir Tewaskan 9 Orang Jemaat Gereja Mozambique

Petir Tewaskan 9 Orang Jemaat Gereja Mozambique

Baca Juga

Berita Lainnya