Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Prancis Sedih Kristen Dukung Al Assad

Bagikan:

Hidayatullah.com—Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe, hari Jumat (16/03/2012) menegaskan bahwa resolusi PBB apapun atas Suriah harus tidak sekedar seruan gencatan senjata dan seruan transisi politik.

Dalam wawancara dengan koran Le Monde, lansir Reuters, Juppe menjelaskan ada dua garis merah bagi Prancis. Pertama, penindas dan korban tidak dapat disamakan. Rezim Assad harus menjadi pihak yang memulai penghentian pertempuran. Kedua, Prancis tidak puas hanya dengan resolusi berupa bantuan kemanusiaan dan gencatan senjata. Harus ada penyelesaian politik berdasarkan usulan Liga Arab.

Utusan khusus PBB-Liga Arab Kofi Annan dalam masalah Suriah belum lama ini kembali dari Damaskus tanpa hasil. Bentrokan-bentrokan bersenjata antara pasukan pemerintah dan penentang Assad terus berlangsung, demikian pula tindakan keras aparat terhadap rakyat sipil.

“Ini mimpi buruk. Rezim ini menjadi gila. Kami mendukung Kofi Annan melaksanakan misinya, namun kami tidak akan dibodohi oleh manipulasi Suriah,” kata Juppe.

“Mengirimkan senjata akan mendorong Suriah ke dalam perang saudara, dan resiko itu buruk sebab kami melihat adanya determinasi dari berbagai komunitas. Saya sedih melihat hirarki Kristen, Katolik dan Ortodoks terus mendukung Assad,” kata Juppe.

Paling minim, tindakan yang dilakukan sebagaimana rencana Liga Arab adalah mendorong wakil presiden Suriah untuk bernegosiasi dengan Assad dan memulai transisi kekuasaan. Rencana Liga Arab tidak termasuk mendongkel Assad dari kekuasaannya, papar Juppe.

Juppe menegaskan kembali, “untuk saat ini” intervensi militer bukanlah pilihan, terutama karena tidak adanya mandat dari PBB dan Paris menentang rencana mempersenjatai pemberontak.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Uni Eropa Didesak Perketat Aturan Perdagangan Gading

Uni Eropa Didesak Perketat Aturan Perdagangan Gading

Rombongan Pernikahan Yaman Dibom Drone Amerika

Rombongan Pernikahan Yaman Dibom Drone Amerika

Sepertiga Mahasiswa Saudi di Amerika adalah Wanita

Sepertiga Mahasiswa Saudi di Amerika adalah Wanita

Terbaring di Rumah Sakit Diktator Peru Fujimori Minta Maaf

Terbaring di Rumah Sakit Diktator Peru Fujimori Minta Maaf

Tidak Adil Terhadap Sita, Dewa Hindu Rama Digugat oleh Pengacara India

Tidak Adil Terhadap Sita, Dewa Hindu Rama Digugat oleh Pengacara India

Baca Juga

Berita Lainnya