Dompet Dakwah Media

Insyaf, Harold Camping Tak Mau Prediksi Kiamat Lagi

Sebelumnya ia pernah mengatakan pensiun jadi pengkhotbah

Insyaf, Harold Camping Tak Mau Prediksi Kiamat Lagi

Terkait

Hidayatullah.com—Entah karena malu atau kecele, pendiri Family Radio, Harold Camping mengumumkan bulan ini dirinya tak berniat memprediksi kiamat lagi. Dia juga menyatakan permintaan maafnya kepada para pendengarnya dan mengakui kesalahannya.

“Kami sudah belajar sebuah pelajaran yang sangat pahit bahwa semua ciptaan di dalam tangan Tuhan dan Dia sendiri yang mengakhiri waktu-Nya, bukan kami,” ujarnya dalam sebuah pernyataan dalam website tersebut. “Kita dengan rendah hati mengerti bahwa Tuhan mungkin saja tidak akan memberitahu orang-orang-Nya kapan waktunya ketika Kristus kembali, seperti ketika Tuhan tidak memberitahu kapan seseorang itu akan mati.”

Seperti diketahui, penginjil Harold Camping pernah meramalkan bahwa dunia akan berakhir pada tanggal 21 Mei 2011. Lalu ramalannya dimundurkan lagi menjadi tanggal 21 Oktober 2011. 

Pesan hari kiamatnya mendapat sorotan media yang luas dan juga menjadi banyak sindiran dengan lelucon. Harold Camping mengatakan perhitungannya berdasarkan pada referensi numerik dalam Bible. Ia mengatakan perkiraan sebelumnya bahwa dunia kiamat tahun 1994 adalah perhitungan yang salah.

Tak sekedar itu, pengikutnya bahkan telah menghabiskan uang mereka dalam jumlah besar untuk menyebarkan pesan kiamat hamper tiba. Sayang semua prediksinya meleset.

Dalam tulisannya berjudul “When is the Rapture?” ia mengulas tentang hari pengangkatan dan akhir dunia ketika “Tuhan kami datang untuk menghakimi dunia.”

Atas kegagalan semua prediksinya selama ini, ia sempat mengatakan akan pensiun dari dunia pelayanan. Khususnya, khotbah yang sering disiarkan pada program Family Radio di California, Amerika Serikat ini. Kini, ia menyesali perbuatannya.

“Kami mengerti bahwa ada banyak orang yang berharap tahu kapan hari kedatangan Tuhan Yesus. Kenyataannya, Family Radio jatuh dalam pemikiran yang sama seperti itu. Tapi sekarang kami menyadari kesalahan kami bahwa tidak ada orang yang tahu hari dan waktunya (Mat 24:26 dan Mark 13:32). Meskipun Tuhan pernah memberikan kita tanda-tandanya namun tanggal pastinya hanya ada dalam tangan Tuhan,” katanya lagi dikutip laman ABC News Radio.

“Kami gemetar di dalam Tuhan saat kami meminta pengampunan-Nya atas pernyataan yang salah tersebut. Kami sangat berterima kasih bahwa Tuhan begitu mencintai kami bahwa kami pun diampuni karena dosa yang seperti ini.” *

Rep: Panji Islam

Editor: Cholis Akbar

Dukung Kami, Agar kami dapat terus mengabarkan kebaikan. Lebih lanjut, Klik Dompet Dakwah Media Sekarang!

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !