Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Ke Roma, Din Diterima Wakil Paus

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, Hari Kamis (08/03/2012) pagi waktu setempat, diterima Cardinal Tauran, Wakil Benediktus XVI urusan “Dialog Antar Agama” (Presiden of Pointifical Council for Interreligious Dialogue), di Vatikan. Sedangkan sore harinya, Din siterima Prof, Dr, Riccardi, Menteri Kerjasama International Coorperation and Integration, Italy), masing-masing di kantornya di Roma.

Seperti dikutip laman resmi Muhammadiyah, dalam pertemuan dengan Kardinal Tauran itu dibicarakan kerjasama antar umat Islam dan umat Katholik baik dunia maupun Indonesia. Juga dibicarakan kemungkinan MoU antara Vatikan dan dua Ormas Islam besar Indonesia yakni Muhammadiyah dan NU.

Pada pertemuan dengan menteri Riccardi, dibicarakan peran Muhammadiyah dalam mendorong dialog kerjasama antar peradaban. Menteri Riccardi, yang juga merupakan pendiri Community of Saint Egidio, sangat memuji peran Muhammadiyah sebagai gerakan kebudayaan Islam dan berharap bisa menjadi pendorong dan jembatan antara Islam dan Barat.

Menurut rencana pada 24 Maret ini akan ditandatangani MoU antara Community of Saint Egidio dan Muhammadiyah.

Din berada di Roma atas undangan organisasi internasional kaum Katholik untuk mendampingi pimpinan MILF. Muhammadiyah dan Saint Egidio mendorong terciptanya perdamaian di kawasan Filipina Selatan.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Puluhan Ribu Demonstran Banjiri London Menuntut Upah Layak

Puluhan Ribu Demonstran Banjiri London Menuntut Upah Layak

Oposisi Syiah Iraq Desak Saudi-Iran Lakukan Dialog

Oposisi Syiah Iraq Desak Saudi-Iran Lakukan Dialog

Sebabkan Gaji Turun, Rakyat Swiss Minta Pekerja Asing Dibatasi

Sebabkan Gaji Turun, Rakyat Swiss Minta Pekerja Asing Dibatasi

Berbekal Bahasa Asing Petugas Keamanan Makkah Kawal Ramadhan

Berbekal Bahasa Asing Petugas Keamanan Makkah Kawal Ramadhan

Tiap Bulan 5.000 Orang Meregang Nyawa di Suriah

Tiap Bulan 5.000 Orang Meregang Nyawa di Suriah

Baca Juga

Berita Lainnya