Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pendeta Jones Kembali Bersensasi akan Bakar al-Quran

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pendeta Dr. Jones Jones kembali mengeluarkan pernyataan yang kontroversial. Melalui  Organisasinya, Stand Up America Now yang dipimpin, tanggal 22 Februari mengabarkan akan membakar al-Quran dan gambar Nabi Muhammad sebagai bentuk protes terhadap Iran yang akan mengeksekusi Pendeta Youcef Nadarkhani  atas tuduhan melakukan kristenisasi.

Nadarkhani yang sudah menjadi pendeta di Iran selama 10 tahun terakhir ini, dipenjara sejak Oktober 2009. Mulanya, dia ditangkap  dengan tuduhan telah melakukan penginjilan dan ‘kristenisasi’ terhadap kaum Muslim. Tanggal 21 Februari, sehari sebelum pernyataan Jones Jones keluar, The American Center for Law and Justice mengumumkan bahwa pengadilan Iran mungkin akan mengeksekusi mati Nadarkhani.

Jones Jones mengatakan, dirinya berencana melakukan aksi bakar al-Quran sebagai protes  dan mengajak umat Kristen untuk ikut bertindak.

Seperti diketahui, Jones mendirikan Stand Up America Now,  organisasi yang berfokus pada isu-isu sosial, dengan penekanan khusus pembelaan minoritas Kristen di negara yang didominasi Islam.

“Ini adalah jenis protes untuk membiarkan pemerintah tahu bahwa kami benar-benar muak dengan Syariah macam mereka, dengan kegiatan mereka. Bahkan, dengan kegiatan Islam selama 1.400 tahun terakhir,” ujarnya sebagaimana dikutip sebuah media Kristen, christiantoday.com, Senin (27/02/2012).

Sebelum ini, Juli 2010, dari Dove World Outreach Center di Florida ini pernah membuat sensasi dengan mengajak seluruh umat Kristen berpartisipasi dalam “Hari Bakar al-Quran Sedunia” untuk memperingati 9 tahun tragedi serangan WTC 11 September, meski kemudian aksinya ini dilarang seorang juri.  Jones juga menulis buku berjudul “Islam is of the Devil”, dan mengundang seluruh umat Kristen di Amerika ikut membendung ancaman Muslim.

Tidak hanya itu, di halaman Facebooknya, ia juga telah membuat kampanye untuk ikut membakar al-Quran.

Jones beralasan, pembakaran al-Quran akan menolong nasib masa depan orang Kristen yang dianiaya. Jones berpendapat tujuan Islam adalah denominasi dunia, sedangkan “tujuan kami adalah penginjilan dunia.”

“Kita semua tahu bahwa agama Islam seperti seorang pengganggu besar. Sebagian besar waktu jawaban kepada seorang pengganggu seharusnya tidak menyerah dan tidak melarikan diri, tetapi untuk menghadapi pengganggu, dengan berani,” kata Jones.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pimpin Misa Malam Natal Naik Hoverboard, Pendeta Filipina Diberhentikan

Pimpin Misa Malam Natal Naik Hoverboard, Pendeta Filipina Diberhentikan

Normalisasi Sudan-Israel

Delegasi Pertama ‘Israel’ Berangkat ke Sudan untuk Pembicaraan Normalisasi

AS Ogah Memberi Visa Pejabat RD Kongo yang Korup

AS Ogah Memberi Visa Pejabat RD Kongo yang Korup

AS Melucuti Satu Bom Nuklirnya

AS Melucuti Satu Bom Nuklirnya

AS Minta Bayaran Lebih Atas Keberadaan Pasukannya di Korsel

AS Minta Bayaran Lebih Atas Keberadaan Pasukannya di Korsel

Baca Juga

Berita Lainnya