Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

“Buku Bajakan, Jangan Didekati”

Bagikan:

Hidayatullah.com–Kementerian Pengetahuan dan Penerangan Saudi melakukan upaya keras dalam rangka mensosialisasikan undang-undang mengenai perlindungan hak cipta. Salah satunya dengan mempersiapakan iklan di televisi dengan jargon, “Buku Bajakan, Jangan Didekati”, demikian lansir situs Al Madinah (25/2/2012).

Rafiq Al Uqaili selaku direktur Departemen untuk Hak Pencipta juga menyampaikan bahwa membajak karya termasuk buku merupakan perbuatan yang merugikan penulis dan penerbit. Sebagaimana ia juga menyebut bahwa para ulama juga sudah mengeluarkan fatwa mengenai haramnya jual-beli dan menggunakan program dan karya bajakan karena melanggar hak penulis. Pihaknya juga berupaya menjelaskan kepada masyarakat bahwa menggunakan karya hasil bajakan juga memotifasi para pencuri untuk terus-menerus melakukan aktivitas mereka.

Saudi sendiri telah memutuskan vonis dalam kasus pelanggaran hak cipta di 4 kasus. Dan palakunya juga akan diiklankan di seperempat halaman media cetak dengan biaya yang dibebankan kepada pelaku pelanggaran.*

Rep: Sholah Salim
Editor: Thoriq

Bagikan:

Berita Terkait

Malaysia Tunjuk Sultan Pahang Jadi Raja

Malaysia Tunjuk Sultan Pahang Jadi Raja

Iran Minta OKI Cegah Meluasnya Propaganda Anti-Islam

Iran Minta OKI Cegah Meluasnya Propaganda Anti-Islam

Erdogan dan Paus Membicarakan Usaha Bersama Melawan Islamofobia

Erdogan dan Paus Membicarakan Usaha Bersama Melawan Islamofobia

Amerika Takut Diubah Menjadi Negara Islam

Amerika Takut Diubah Menjadi Negara Islam

Al Qaradhawi: Ulama Rakyat Awam Lebih Berbahaya dari Ulama Penguasa!

Al Qaradhawi: Ulama Rakyat Awam Lebih Berbahaya dari Ulama Penguasa!

Baca Juga

Berita Lainnya