Sabtu, 4 Desember 2021 / 28 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

“Salafiyah Jihadiyah” Jalin Komunikasi dengan Pemerintah

Bagikan:

Hidayatullah.com–Tiga tokoh dari komunitas yang biasa disebut media dengan “Salafiyah Jihadiyah” menyampaikan perlunya menjalin komunikasi dengan pemerintah dalam rangka membebaskan rekan-rekan mereka yang masih ditahan, demikian lansir alarabiya.net (9/2/2012).

Tiga tokoh “Salafiyah Jihadiyah”, Syeikh Hasan Al Kattani, Syeikh Muhammad Rafiqi dan Syeikh Umar Al Handusyi yang baru saja memperoleh amnesti dari raja Maroko menggelar jumpa pers. Mereka menyeru perlunya menjalin komunikasi dengan pemerintah serta lembaga-lembaga hak asasi manusia dalam rangka membebaskan rekan-rekan mereka yang berada di penjara.

Ketiga tokoh itu juga menyampaikan bahwa mereka siap mengalah untuk tidak menuntut hak-hak mereka kepada pihak yang memenjarakan mereka selama 9 tahun tanpa alasan yang dibenarkan, dengan imbalan dibebaskannya seluruh rekan mereka yang masih berada di dalam tahanan.

Amnesti raja yang diberikan untuk para tokoh merupakan upaya untuk membangun hubungan baik dengan kelompok Islam. Pengamat menilai hal itu merupakan langkah penting yang ditempuh pemerintah saat ini, khususnya setelah partai Al Adalah wa At Tanmiyah yang merupakan representasi dari kelompok Islam memimpin pemerintahan meminta untuk dilakukannya peninjauan ulang mengenai kasus-kasus yang berkenaan dengan hak asasi manusia.*

 

 

 

 

 

 

Rep: Sholah Salim
Editor: Thoriq

Bagikan:

Berita Terkait

Raja Maroko Berikan Hibah untuk Pemulihan Masjid Al-Aqsha

Raja Maroko Berikan Hibah untuk Pemulihan Masjid Al-Aqsha

Nikah Massal Terbesar dalam Sejarah di Saudi

Nikah Massal Terbesar dalam Sejarah di Saudi

Disuruh Tarik Pasukan, Saudi Kecam Iran

Disuruh Tarik Pasukan, Saudi Kecam Iran

Muslim Sri Lanka Redam Masalah Produk Halal

Muslim Sri Lanka Redam Masalah Produk Halal

Berpetualang ke Daerah Konflik, Pria Austria Ditangkap karena Kejahatan Perang

Berpetualang ke Daerah Konflik, Pria Austria Ditangkap karena Kejahatan Perang

Baca Juga

Berita Lainnya