Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

Korban Pendeta Cabul Ragukan KTT Vatikan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Lebih dari 100 uskup dan 30 pejabat tinggi gereja berkumpul di Roma guna menghadiri simposium  “inisiatif global menjaga anak-anak dan orang dewasa rentan”, yang digelar Vatikan sebagai tanggapan atas masalah pelecehan seksual terhadap anak-anak oleh rohaniwan gereja, lansir Christian Post Rabu (08/02/2012).

Simposium khusus membahas pedofilia itu untuk pertama kalinya dibahas dalam tingkat internasional. Namun, para korban tetap tidak yakin bahwa akan ada perubahan setelah pertemuan empat hari tersebut.

Lebih dari 10 tahun terakhir, bersamaan dengan terungkapnya kasus-kasus pelecehan seks terhadap anak oleh para pendeta di Amerika Utara dan Eropa, para pejabat Gereja Katolik dinilai lamban dan tidak serius menanggapinya.

Menurut Uskup Agung Charles Scicluna, pejabat Vatikan urusan kasus pencabulan, gereja telah menegaskan bahwa para uskup harus mengikuti hukum sipil yang berlaku di masyarakat dalam kasus tersebut.

William J. Levada, seorang kardinal di Amerika Serikat, mengakui bahwa hubungan antara gereja dengan pemerintah setempat berbeda antara satu negara dengan lainnya. Oleh karena itu, ia mendesak agar para uskup lebih proaktif dalam menangani kasus itu.

Levada dulu menangani para pendeta cabul di Portland dan San Francisco, Amerika Serikat, dan ia dinilai lamban.

“Meskipun setelah bertahun-tahun janji, petemuan dan permintaan maaf kosong, Vatikan tidak dapat mengambil tindakan yang paling murah dan ramah anak-anak.” kata Survivor Network of those Abused by Priest (SNAP) dalam pernyataannya.

SNAP menilai, pertemuan tingkat tinggi  itu justru dipimpin oleh para ‘pakar’ dan pejabat gereja yang bertanggungjawab atas penyembunyian kasus kejahatan seksual rohaniwan gereja terhadap anak-anak, termasuk Levada.

SNAP ikut mengajukan tuntutan ke Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda, agar para pejabat Vatikan diadili bulan September 2011.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Kuwait: WikiLeaks Plot Merusak Hubungan Negara Islam

Kuwait: WikiLeaks Plot Merusak Hubungan Negara Islam

Belgia Ikut AS Tarik Pasukan di Afghanistan

Belgia Ikut AS Tarik Pasukan di Afghanistan

Benci Muslim, Wanita Amerika Bunuh Pria India

Benci Muslim, Wanita Amerika Bunuh Pria India

Satu Gadis Chibok Korban Penculikan Boko Haram Ditemukan

Satu Gadis Chibok Korban Penculikan Boko Haram Ditemukan

Seorang Ulama Muslim di Iran Dibunuh

Seorang Ulama Muslim di Iran Dibunuh

Baca Juga

Berita Lainnya