Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

“Taqlid Buta” Menolak Parlemen

Bagikan:

Hidayatullah.com–Dr. Aqil Al Miqthari mengakui bahwa intern Salafiyah sendiri ada yang menolak parlemen,”Ada pemikiran yang tidak terperinci yang menyebar di tengah-tengah komunitas Salafy mengenai aktivitas politik yang berada dalam bingkai taklid buta, dimana menyebar bahwa pemilu dan parlemen bertentangan dengan akidah wala dan bara’.”Demikian lansir As Shahwah (6/2/2012)

Mengenai posisi parlemen Al Miqthari menyampaikan bahwa parlemen hanya berhak mengeluarkan hukum administrasi dan teknis dan bukan pembuat syariat yang masuk dalam lingkup penghalalan dan pengharaman atau mengeluarkan undang-undang yang bertentangan dengan nash.

Pernyataan bahwa pihak Salafiyah Yaman hendak mendirikan partai yang disampaikan oleh Al Miqthari  juga merupakan pernyataan yang pertama kali terlontar dari komunitas ini, yang sebelumnya menolak pemilu dan bergabung dengan parlemen.*

Rep: Thoriq
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Payudaranya Bermasalah Ratusan Wanita Argentina Lapor Polisi

Payudaranya Bermasalah Ratusan Wanita Argentina Lapor Polisi

Seorang Senator Australia Setuju Usir Warga yang Dukung Hukum Syariah

Seorang Senator Australia Setuju Usir Warga yang Dukung Hukum Syariah

Jaksa Saudi Menuduh YouTube Mendukung Terorisme

Jaksa Saudi Menuduh YouTube Mendukung Terorisme

Organisasi Medis dan Kemanusiaan Tinggalkan Pusat Perawatan Migran di Yunani

Organisasi Medis dan Kemanusiaan Tinggalkan Pusat Perawatan Migran di Yunani

Eks Boss Nissan Carlos Ghosn Kabur dari Jepang ke Libanon, Pengacaranya Ternganga

Eks Boss Nissan Carlos Ghosn Kabur dari Jepang ke Libanon, Pengacaranya Ternganga

Baca Juga

Berita Lainnya