Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Bunuh Puluhan Sipil Iraq 8 Marinir AS Dibebaskan

Bagikan:

Hidayatullah.com—seorang anggota marinir Amerika Serikat pemimpin pembantaian 24 warga sipil tak bersenjata di Haditha, Iraq, dibebaskan dari ancaman penjara oleh pengadilan militer, lansir Euronews (25/01/2012).

Jaksa penuntut menilai Frank Wuterich, marinir berpangkat staff sergeant, kehilangan kontrol karena melihat salah seorang rekannya terkena bom. Ia lantas memimpin prajurit yag berada di bawah komandonya untuk melakukan serangan balasan.

Wuterich mengakui, ia memerintahkan anak buahnya untuk menembak lebih dulu baru bertanya kemudian. Meskipun demikian, di ruang sidang ia berkata bahwa dirinya tidak bermaksud membunuh rakyat sipil Iraq.

Dalam serangan di Haditha, Iraq, tahun 2005, sebanyak 24 warga sipil tak bersenjata dibantai Wuterich dan kawan-kawannya. Di antara mereka adalah para wanita, anak-anak, orang tua dan juga seorang pria penyandang cacat yang berkursiroda.

Meskipun membantai puluhan orang tak berdosa, Wuterich dibebaskan dari penjara dan dari dakwaan melakukan pembantaian.

Oleh karena karena ia bersedia mengaku membunuh para warga sipil Iraq itu, Wuterich hanya diturunkan pangkatnya.

Sementara itu, dakwaan serupa yang dikenai kepada enam rekannya juga dibatalkan atau dihentikan dan satu rekan Wuterich dibebaskan dari dakwaan.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Liga Arab Gelar Rapat Mendadak Bahas Libya

Liga Arab Gelar Rapat Mendadak Bahas Libya

DK-PBB: Iran Kirim Senjata ke Suriah

DK-PBB: Iran Kirim Senjata ke Suriah

Presiden Bolivia Usir USAID Keluar dari Negaranya

Presiden Bolivia Usir USAID Keluar dari Negaranya

Pergi ke Suriah Gabung Pasukan Oposisi Pria Prancis Dibui 7 Tahun

Pergi ke Suriah Gabung Pasukan Oposisi Pria Prancis Dibui 7 Tahun

Jenazah Syeikh Al Baitawi Dishalatkan di Al Aqsha

Jenazah Syeikh Al Baitawi Dishalatkan di Al Aqsha

Baca Juga

Berita Lainnya