Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Gerakan “Menduduki” Kantor AIPAC Lahir di AS

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sebuah aliansi kelompok aktivis di Amerika Serikat (AS) mengumumkan tekad mereka untuk menduduki kantor pusat Komite Urusan Publik Amerika-Israel (AIPAC), sebuah loby Yahudi di AS, awal Maret ini.

Press TV Selasa (17/01/2012) mengutip laman Occupy AIPAC melaporkan, demonstran anti-korporasi yang terdiri lebih dari 120 kelompok sedang merancang rencana untuk menempati markas AIPAC di Washington mulai 2-6 Maret depan.

“Setelah Gerakan Occupy Wall Street melanda negara untuk menuntut keadilan sosial dan ekonomi, banyak pihak menyimpulkan bahwa AIPAC merupakan target yang wajib diduduki,” tambah pernyataan itu.

“Sekarang, AIPAC berusaha untuk menyeret kita ke dalam bencana perang dengan Iran, sama seperti mereka mendorong perang Iraq. Kita harus menunjukkan perlawanan kita dengan mengekspos AIPAC dan berdiri menentang perang dengan Iran,” tegasnya.

“Gerakan Occupy AIPAC” dijadwalkan digelar bertepatan dengan konferensi kebijakan lobi Zionis pada bulan Maret 2012.
 
Gerakan ini juga mengatakan, AIPAC adalah otak didibalik sumber malapetaka di kawasan Timur Tengah, khususnya Palestina.

“Waktunya telah tiba bagi Gerakan Occupy menuntut diakhirinya pendudukan Palestina ,“ tulisnya.

Selain membuat laman situs, gerakan ini juga berkampanye melalu jejaring sosial di antanya di Facebook dengan nama “OCCUPY AIPAC!”

Sementara itu, pihak Zionis tidak ketinggalan juga membuat laman tandingan sebagai counter gerakan ini di Facebook dengan nama “Counter-Protest to “Occupy AIPAC”.

“Join us in Washington D.C. March 3-5, 2012 for the counter demonstration to the Occupy AIPAC movement,” tulisnya.

Seperti diketahui, AIPAC (American Israel Public Affairs Committee) sebuah loby Israel berpengaruh di Amerika Serikat (AS). Organisasi loby Yahudi ini telah menjadi ‘negara dalam negara’ yang pada praktiknya sering ‘menyetir’ kebijakan presiden Amerika Serikat (AS), khususnya masalah Timur Tengah dan dunia Islam.*

Rep: Ali Atwa
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Al Azhar Batalkan UU Pro CEDAW

Al Azhar Batalkan UU Pro CEDAW

Rakyat Terus Dukung Perpanjang Kekuasaan Al-Sisi di Mesir

Rakyat Terus Dukung Perpanjang Kekuasaan Al-Sisi di Mesir

Sudan Selatan Negara Paling Berbahaya untuk Pekerja Bantuan Kemanusiaan

Sudan Selatan Negara Paling Berbahaya untuk Pekerja Bantuan Kemanusiaan

Amnesty: Bunuh Warga Sipil di Afghanistan, Amerika Selalu Gagal Mengadili Tentaranya

Amnesty: Bunuh Warga Sipil di Afghanistan, Amerika Selalu Gagal Mengadili Tentaranya

Warga Kroasia Protes Ratifikasi Konvensi Istanbul yang Dinilai Pro-Homoseksual

Warga Kroasia Protes Ratifikasi Konvensi Istanbul yang Dinilai Pro-Homoseksual

Baca Juga

Berita Lainnya