Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Warga Amerika Tidak Puas dengan Kandidat Capresnya

Bagikan:

Hidayatullah.com–Hampir separuh warga Amerika Serikat tidak puas dengan calon presiden untuk pemilihan umum yang akan datang, begitu menurut hasil jajak pendapat yang dirilis Gallup, Rabu (21/12/2011).

Saat ditanya apakah ada kandidat yang menurut mereka akan menjadi presiden yang baik, sebanyak 48 persen responden mengatakan ya dan 46 persen mengatakan tidak.

Ketidakpuasan publik dengan calon presiden mereka kali ini lebih tinggi dibanding tahun 2008. Saat itu hanya 11 persen yang mengatakan para kandidat tidak ada yang akan menjadi presiden yang baik.

Hasil jajak pendapat tersebut mungkin dapat menjelaskan, mengapa hingga saat ini belum ada figur calon presiden dari Partai Republik yang terlihat unggul.

Mantan gubernur Massachusetts Mitt Romney, Gubernur Texas Rick Perry, pebisnis Herman Cain yang terdepak awal Desember ini, sebelumnya sangat populer. Tapi tidak berapa lama kemudian kepopuleran mereka merosot dengan cepat. Mantan jurubicara Gedung Putih Newt Gingrich, yang belakangan populer, juga mulai kehilangan momentum.

Kurang dari dua pekan penduduk Iowa akan menggelar kaukus pertama pada 3 Januari 2011. Namun, banyak para pemilih awal pendukung Partai Republik yang belum memutuskan siapa yang akan mereka unggulkan. Demikian jajak pendapat itu menunjukkan.

Ketidakjelasan calon unggulan dari Partai Republik tentu memberikan keuntungan bagi calon incumbent Presiden Barack Obama. Dalam sejumlah wawancara ia mengakui kurang diunggulkan dalam pemilu mendatang, karena masalah ekonomi yang membelit negara Amerika.

Menurut survei oleh CNN yang dirilis Selasa lalu, 49 persen responden mengaku puas dengan kinerja Obama sebagai presiden. Angka itu naik 5 poin dibanding bulan sebelumnya di mana 48 persen menyatakan tidak puas, atau turun 6 poin dari penilaian di pertengahan bulan Nopember. Demikian dilansir Xinhua (22/12/2011).*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Tersangka Genosida Rwanda Akan Diadili di Belanda

Tersangka Genosida Rwanda Akan Diadili di Belanda

Sebanyak 5.000 Keluarga Rohingya di Bangladesh Dapat Bantuan Turki

Sebanyak 5.000 Keluarga Rohingya di Bangladesh Dapat Bantuan Turki

Pakar Ekonomi Uighur Ilham Tohti Mendapat Penghargaan Sakharov untuk Kebebasan Berpikir

Pakar Ekonomi Uighur Ilham Tohti Mendapat Penghargaan Sakharov untuk Kebebasan Berpikir

Ledakan di Kawasan Industri China 19 Orang Tewas

Ledakan di Kawasan Industri China 19 Orang Tewas

Turki Temukan Teks Arab  Zaman Bizantium

Turki Temukan Teks Arab Zaman Bizantium

Baca Juga

Berita Lainnya