Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Internasional

Polisi Afsel Menyita Kamera Pengintai Reuters dan AP

Bagikan:

Hidayatullah.com–Polisi Afrika Selatan mengumumkan bahwa mereka telah menemukan dua kamera yang dipergunakan untuk mengintai mantan presiden Nelson Mandela.

Dua kamera milik kantor berita asing, ditemukan di sebuah rumah tidak jauh dari rumah Mandela di Qunu, Eastern Cape, kata jurubicara polisi Mzukisi Fatyela.

“Kamera-kamera itu diletakkan di sana tanpa sepengetahuan pihak berwenang,” katanya tanpa menyebutkan kantor berita mana yang memasangnya, lansir Xinhua (16/12/2011).

Kedua kamera itu telah dicabut, katanya, seraya menambahkan bahwa kamera-kamera lain diyakini juga dipasang di tempat lain di desa tersebut.

Sebelumnya diberitakan bahwa AP dan Reuters menggunakan kamera pengintai untuk mengamati kediaman Mandela di Qunu. Baca berita sebelumnya: AP dan Reuters Memata-matai Nelson Mandela?

Istri kepala suku Nokwanele Bazinulu, yang tinggal di seberang rumah Mandela, mengkonfirmasi kepada The Times bahwa dirinya memberi izin AP dan Reuters untuk memasang kamera-kamera tersebut. Tapi, ia tidak mengakui mendapat bayaran untuk itu.

Sebuah tim polisi diperintahkan untuk menyelidiki pelanggaran keamanan itu.

Yayasan Nelson Mandela menolak untuk memberikan komentar tentang kasus ini.

“Anda harus menghubungi polisi dan petugas keamanan tentang hal itu,” kata jurubicara yayasan Sello Hatang.

Nelson Mandela pndah dari ibukota Johannesburg ke Qunu, tempat kelahirannya, beberapa hari sebelum hari ulangtahunnya ke-93 pada 18 Juli lalu.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Turki Minta Penyerang Mavi Marmara Ditangkap

Turki Minta Penyerang Mavi Marmara Ditangkap

Militer Israel Alami Krisis Kronis

Militer Israel Alami Krisis Kronis

Gedung Putih Akui Kondisi Suram Perekonomian AS

Gedung Putih Akui Kondisi Suram Perekonomian AS

Larangan Cerai Lewat SMS

Larangan Cerai Lewat SMS

Pengganti Masjid Babri akan Dibangun pada 26 Januari di Ayodhya, India

Pengganti Masjid Babri akan Dibangun pada 26 Januari di Ayodhya, India

Baca Juga

Berita Lainnya