Sabtu, 27 Februari 2021 / 15 Rajab 1442 H

Internasional

Pejabat Kecam Orang Saudi yang Mengutamakan Bahasa Inggris

Bagikan:

Hidayatullah.com–Seorang jurubicara Kementerian Kebudayaan mengecam seorang pembicara Saudi karena menyuruhnya bicara dalam bahasa Inggris, Ahad lalu. Demikian dilansir Arab News (07/12/2011).

Abdul Rahman Al Hazzaa, yang juga penasehat dan direktor jenderal televisi Saudi, memberikan reaksi kepada seorang pembicara dalam forum penyiaran Saudi di Riyadh.

Al Hazzaa mengatakan, orang Saudi seharusnya menghormati bahasa Arab, terutama jika ia sedang berada di negaranya sendiri. Terlebih lagi bahasa Arab merupakan bahasa dari kitab suci al-Qur`an dan Nabi Muhammad.

Kejadian serupa sebelumnya terjadi saat konferensi energi di Riyadh. Ketika itu sejumlah pembicara Arab menggunakan bahasa Inggris, sehingga para peserta yang juga orang-orang Arab terpaksa mengenakan alat untuk mendengarkan penerjemah.

Dalam konferensi penyiaran itu, yang juga dihadiri oleh Menteri Kebudayaan dan Informasi Abdul Aziz Khoja sebagai pembicara tamu utama,  Al Hazzaa menyinggung tentang pentingnya lembaga penyiaran Saudi meningkatkan kualitasnya. Di samping itu, ia memperingatkan agar program-program televisi tidak menyiarkan acara yang menyakiti perasaan rakyat.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Kenang Kepemimpinan Mubarak, Israel Sebut Teman Sejati

Kenang Kepemimpinan Mubarak, Israel Sebut Teman Sejati

Alkitab Ditahan, Kristen Malaysia Kecewa

Alkitab Ditahan, Kristen Malaysia Kecewa

Usul “Asbun” Trump Soal Pemadaman Api Katedral Notre-Dame Ditolak Keras

Usul “Asbun” Trump Soal Pemadaman Api Katedral Notre-Dame Ditolak Keras

Times: Mursy Emban Salah Satu Tugas Terberat di Dunia

Times: Mursy Emban Salah Satu Tugas Terberat di Dunia

PBB: 65.000 Etnis Rohingya lari ke Bangladesh

PBB: 65.000 Etnis Rohingya lari ke Bangladesh

Baca Juga

Berita Lainnya