Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pendeta Billy Graham Bertarung Lawan Pneumonia

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pendeta Billy Graham, seorang evangelis anti-Islam, dilaporkan masih berada di rumah sakit akibat penyakit pneumonia yang dideritanya, meskipun dinyatakan membaik.

Sebuah pernyataan dari Mission Hospital di Asheville, Carolina Utara, yang dikutip Reuters, Senin (05/12/2011), mengatakan bahwa Graham sedang melakukan terapi fisik dan berjalan-jalan di koridor privat di depan ruang kamar perawatannya. Meskipun dokter menilai kondisinya membaik, Graham belum diberi kepastian kapan bisa meninggalkan rumah sakit.

Pekan lalu pendeta tua itu dikunjungi oleh putranya Franklin Graham, putrinya Gigi Graham dan Anne Graham Lotz, serta anggota keluar lain. Kata pernyataan dari rumah sakit.

Billy Graham dikabarkan memiliki jutaan jemaat di seluruh dunia dan merupakan penasehat spiritual bagi beberapa presiden Amerika Serikat.

Pendeta berusia 93 tahun itu masuk ke rumah sakit pada hari Rabu pekan lalu. Ini adalah yang kedua kalinya, selama tahun 2011, radang paru-paru memaksa Graham masuk rumah sakit.

Istrinya, Ruth, sudah meninggal dunia lebih dulu pada tahun 2007.

Billy Graham adalah ayah dari Franklin Graham, pendeta radikal yang pernah mengeluarkan kata-kata Islam sebagai agama “jahat”. Gara-gara pernyataannya ini, Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) akhirnya membatalkan undangan layanan doa di Pentagon. Dalam jumpa pers, juru bicara Kolonel Tom Collins mengatakan komentar Graham tentang Islam dianggap tidak layak bagi insititusi militer yang bersifat inklusif dan menghormati semua agama.

Franklin yang dikenal sebagai evangelis Amerika beraliran keras, juga pernah berpendapat Yesus Kristus mati guna menghapus dosa akibat serangan kaum Muslim.

Selain itu, sang bapak, yang juga dianggap sebagai tokoh Kristen fundamentalis beberapa kali menggunakan istilah “evangelistic crusade” terhadap misi Kristen-nya yang disebarkan ke 185 negara di dunia. *

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pakistan Selidiki Video Tentaranya Eksekusi Para Tahanan

Pakistan Selidiki Video Tentaranya Eksekusi Para Tahanan

Yunani Mulai Evakuasi Migran dari Kamp Idomeni

Yunani Mulai Evakuasi Migran dari Kamp Idomeni

Dalam Dua hari, Rp 500 Milyar Terkumpul

Dalam Dua hari, Rp 500 Milyar Terkumpul

Kekerasan, Kemiskinan dan Korupsi Merajalela, Tapi Guatemala Termasuk 10 Negara yang Rakyatnya Paling Bahagia, Kenapa?

Kekerasan, Kemiskinan dan Korupsi Merajalela, Tapi Guatemala Termasuk 10 Negara yang Rakyatnya Paling Bahagia, Kenapa?

Berat Gendong, Pria Amerika Ini Tinggalkan Bayi Usia 5 Bulan di Hutan

Berat Gendong, Pria Amerika Ini Tinggalkan Bayi Usia 5 Bulan di Hutan

Baca Juga

Berita Lainnya