Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Berantas Asusila Polwan India Malah Diskors

Bagikan:

Hidayatullah.com–Tindakan asusila rupanya semakin sulit untuk diperangi, setidaknya hal ini dialami oleh seorang polisi wanita alias polwan asal India, yang diskors gara-gara sering membubarkan pasangan yang tengah asyik pacaran di muka umum, dengan tuduhan pelecehan, lansir BBC (02/12/2011).

Polwan Alka Pandey dan timnya sering mendatangi taman-taman dan langsung memberi hukuman terhadap muda-mudi yang tengah memadu cinta; yang laki-laki dipaksa sit-up, di kota Sahibabad negara bagian Uttar Pradesh.

Menurut pejabat kepolisian setempat tujuan tindakan itu adalah “meyelamatkan anak gadis baik-baik dari laki-laki berniat jahat”.

Aksi serupa pernah terjadi sebelumnya di negara bagian itu, namun kemudian dihentikan karena dianggap tak patut.

Aksi terbaru, dinamai “Operasi Majnu”, merujuk pada legenda kekasih abad pertengahan, meski kini istilah itu lebih banyak disangkutpautkan dengan anak laki-laki yang dicap playboy.

Memadu kasih antar pria-wanita di depan publik masih banyak dianggap sebagai tabu di India.

Menurut sub-inspektur Pandey, dirinya berharap dapat memastikan anak-anak gadis selamat dengan cara berpatroli secara acak di taman-taman mencari pasangan pacaran yang duduk mojok.

Selasa lalu, sejumlah stasiun televisi menunjukkan gambar bagaimana sang polwan menghampiri pasangan yang sedang pacaran, merenggut kerah baju si anak laki-laki dan memerintahkan anak malang itu melakukan sit up sebagai hukuman.

“Alka Pandey diskors dengan sangkaan melecehkan pasangan yang sedang mengobrol di taman Ram Manohar Lohia di Sahibabad. Akan ada penyelidikan terhadap kasus ini,” demikian koran Indian Express menulis kutipan pernyataan pejabat polisi setempat, Raghubir Lal.

Menurut kepolisian, operasi yang dilakukan sang polwan dan timnya ditujukan untuk menangkap pria-pria hidung belang yang mengganggu perempuan, bukan melarang pasangan untuk berpacaran.

Polisi juga mengatakan mereka meluncurkan kampanye ini setelah menerima banyak keluhan dari gadis-gadis remaja yang merasa dilecehkan laki-laki.

Lal mengatakan ada banyak laporan menyebut para pria nakal itu berada di sekitar bioskop, mall dan sekolah khusus perempuan, dengan maksud menganggu mereka.

“Niatnya adalah menghentikan semua maksud jahat ‘mengganggu perempuan’,” tambahnya.

Mengganggu perempuan adalah istilah di India yang merujuk pada pelecehan seksual.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Jumlah Orang Kelaparan di Prancis Makin Bertambah

Jumlah Orang Kelaparan di Prancis Makin Bertambah

Basra Boikot Tentara Inggris

Basra Boikot Tentara Inggris

Wifi Gratis di Bus untuk Kurangi Tagihan Telepon Warga Korsel

Wifi Gratis di Bus untuk Kurangi Tagihan Telepon Warga Korsel

70% Warga Amerika Setuju Penarikan Pasukan Negaranya dari Iraq

70% Warga Amerika Setuju Penarikan Pasukan Negaranya dari Iraq

Stasiun TV Mesir Tampilkan Penyiar Bercadar

Stasiun TV Mesir Tampilkan Penyiar Bercadar

Baca Juga

Berita Lainnya