Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Israel Bantu Kenya Basmi kelompok Islam di Afrika

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pejabat Kantor perdana Menteri Kenya mengatakan bahwa mereka akan mendapatkan dukungan dari Israel untuk Islam asal Somalia, al-Shabab

Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu seperti dikutip dalam siaran pers kantor perdana menteri Kenya mengatakan: “Musuh Kenya adalah musuh Israel juga.”

Komitmen itu disampaikaan Israel saat Perdana Menteri Kenya, Raila Odinga mengunjungi negara tersebut.

“Saya melihat ini sebagai kesempatan untuk memperkuat ikatan yang ada diantara kami,” tambah Netanyahu lagi, lansir BBC (15/11/2011).

PM Raila Odinga yang juga bertemu dengan Menteri Pertahanan Dalam Negeri Israel, George Saitoti, mengatakan pemerintah Israel akan membantu polisi negara itu untuk mendeteksi jaringan al-Shabab di Kenya.

Kenya sebelumnya telah mengirimkan tentaranya ke wilayah perbatasan untuk memerangi al-Shabab yang diduga mempunyai hubungan dengan al-Qaeda.

Mereka menuding kelompok ini berada di belakang aksi penculikan warga asing yang tengah berdiam di wilayah Kenya yang berbatasan dengan Somalia.

Kenya merasa perlu pengawasan khusus terhadap wilayah perbatasan dengan Somalia, kerena sejak 1991 pemerintahan Somalia sudah tidak lagi berjalan efektif.

Hampir sebagaian wilayah di Somalia Selatan dan Tengah dikuasai oleh kelompok al-Shabab.

Kenya juga mengatakan al-Shabab terlibat dalam serangkaian aksi peledakan bom di sejumlah hotel yang ada di wilayah negara itu.

Pada tahun 2002, al-Shabab diduga berada di belakang aksi peledakan bom bunuh diri di hotel yang dimiliki oleh warga Israel di kawasan Mombasa.

Aksi ini belakangan diketahui telah menewaskan sekitar 15 orang.

Anggota al-Qaeda asal Somalia juga diketahui meledakan kedutaan besar AS di Kenya dan Tanzania pada tahun 1998 dan berujung pada tewasnya 200 orang.

Kenya juga membutuhkan Israel untuk menyediakan sejumlah kendaraan di perbatasan dengan Somalia serta melengkapi peralatan untuk mengawasi keamanan di laut dan mencegah penyelundupan di wilayah lepas pantai Afrika Timur.

Pemerintah Kenya juga mengatakan bahwa PM Netanyahu berjanji untuk membantu membangun apa yang disebut dengan “koalisi melawan fundamentalisme” di Afrika Timur.

Selain Kenya sejumlah negara seperti Ethiopia, Sudan Selatan dan Tanzania akan terlibat dalam koalisi yang akan dibangun bersama Israel ini.

Komitmen juga disampaikan oleh Presiden Israel, Shimon Peres yang mengatakan akan membantu Kenya mengamankan wilayahnya yang berbatasan dengan Somalia.

“Secara konsisten, Kenya telah menunjukan sikap yang positif terhadap Israel dan Israel siap membantu Kenya,” kata Peres yang dikutip dalam peryataan resmi kantor Perdana Menteri Kenya.*

Keterangan foto: PM Israel Benjamin Netanyahu menyambut hangat kedatangan PM Kenya Raila Odinga di kantornya.[YNet]

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Komandan Senior Hizbullah Libanon Tewas di Aleppo

Komandan Senior Hizbullah Libanon Tewas di Aleppo

Pemimpin Aliran Sesat Malaysia Diduga Lari ke Indonesia

Pemimpin Aliran Sesat Malaysia Diduga Lari ke Indonesia

Perceraian di Arab Saudi Meningkat 30% selama Wabah Corona

Perceraian di Arab Saudi Meningkat 30% selama Wabah Corona

Menteri Arab Akan ke Washington Bicarakan Perdamaian

Menteri Arab Akan ke Washington Bicarakan Perdamaian

Mariah Carey Ikuti Pakaian Sopan Malaysia

Mariah Carey Ikuti Pakaian Sopan Malaysia

Baca Juga

Berita Lainnya