Rabu, 17 Februari 2021 / 5 Rajab 1442 H

Internasional

Muslim di China Rayakan Idul Adha Senin

Bagikan:

Hidayatullah.com–Muslim di China, khususnya di Provinsi Ningxia dan Xinjiang, merayakan Idul Adha 1432 Hijriah pada Senin (7/11/2011), dan mendapatkan libur selama empat hari di Ningxia, dan libur tiga hari di Xinjiang.

“Seluruh kantor pemerintahan libur selama empat hari untuk menghormati etnis Hui sebagai etnis mayoritas di Ningxia. Etnis ini identik dengan muslim,” kata Li Wen Ming, wakil dewan agama Ningxia, Li Wen Ming, saat jumpa pers dengan para wartawan Indonesia dan Malaysia di Yinchuan, Ningxia, Senin, sebagaimana diberitakan Antara.

Libur empat hari pada Hari Raya Kurban di Provinsi Ningxia adalah untuk menghormati etnis Hui sebagai etnis mayoritas di sini. Dari jumlah penduduk Ningxia 6,3 juta orang, etnis Hui populasinya mencapai 2,25 juta yang semuanya beragama Islam.

Sementara di Xinjiang libur selama tiga hari berturut-turut. Masjid Idkah di kota Kashgar, Provinsi Xinjiang, salah satu masjid terbesar, menerima sekitar 100.000 orang untuk melakukan salat Id. “Tahun lalu, ada sekitar 100.000 orang yang melakukan salat Idul Adha di sini,” kata imam masjid Idkah, Kasghar, Ilma.

Di Kashgar, kota strategis dalam jalur sutra, rakyat etnis Uighur yang dominan di Provinsi Xinjiang akan merayakan dengan menari dan bernyanyi di area publik. Masjid Idkha memiliki halaman luas di tengah kota yang biasanya juga digunakan untuk masyarakat etnis Uighur merayakan libur Idul Adha dengan menari dan menyanyi.

Di Provinsi Ningxia, etnis Hui yang juga beragama Islam merayakan Idul Adha dengan cara memasak daging kurban dan makan bersama keluarga.

Hanya provinsi yang diberikan otonomi khusus –karena mayoritasnya muslim– saja yang libur berkaitan dengan Idul Adha. Provinsi lainnya tidak libur.

Di Provinsi Ningxia dengan populasi muslim 2,25 juta dari total penduduk 6,3 juta, terdapat sekitar 3.700 masjid. Sekolah Islam pun ada di sana. Bahkan di Kashgar, salah satu kota di Provinsi Xinjiang, nama toko, perkantoran, jalan, dan penunjuk jalan menggunakan tiga bahasa sekaligus, yakni bahasa Uighur yang menggunakan bahasa Arab, bahasa Mandarin, dan bahasa Inggris.*

Keterangan foto: Muslim etnis Hui di Provinsi Ningxia berkumpul di Masjid Najiehu, Ningxia, Senin (7/11). Mereka akan melaksanakan salat Idul Adha 1432 Hijriah.

Rep: Syaiful Irwan
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Foxconn Mengaku Melanggar Aturan Perburuhan

Foxconn Mengaku Melanggar Aturan Perburuhan

Demonstran di Swedia Bakar Bendera Israel

Demonstran di Swedia Bakar Bendera Israel

Ratusan Mahasiswa Keracunan, Rektor Al-Azhar Dipecat

Ratusan Mahasiswa Keracunan, Rektor Al-Azhar Dipecat

Di Sudan, Masyarakat Sipil Bantu Tegakkan Hukum

Di Sudan, Masyarakat Sipil Bantu Tegakkan Hukum

Perang Melawan Taliban Tewaskan Ratusan Serdadu Inggris

Perang Melawan Taliban Tewaskan Ratusan Serdadu Inggris

Baca Juga

Berita Lainnya