Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Shimon Peres: Serangan ke Iran Sangat Mungkin

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sabtu malam (05/11/2011) waktu setempat dalam wawancara di televisi, Presiden Israel Shimon Peres menyatakan bahwa serangan negaranya atas Iran sangat mungkin dilakukan.

“Intelijen di berbagai negara yang mengawasi Iran merasa sangat khawatir dan menekan pemerintah mereka untuk memperingatkan bahwa Iran sangat siap menggunakan senjata nuklir,” kata Peres, dikutip BBC (06/11/2011).

Pernyataan ini dikeluarkan Peres beberapa hari menjelang laporan PBB soal program nuklir Iran.

“Kita harus memperhatikan negara-negara ini dan memastikan mereka menjaga komitmen. Ini harus dilakukan dan banyak pilihan untuk melakukannya,” tambah Peres.

Sebelumnya, surat kabar Haaretz melaporkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barak mencari dukungan kabinet untuk menyerang Iran, yang oleh Israel dan Barat diduga tengah mengembangkan senjata nuklir.

Haaretz melaporkan belum diambil keputusan apapun soal serangan militer ke Iran. Tetapi, hasil laporan pengawas nuklir Iran yang akan dirilis pada 8 November mendatang akan menjadi salah satu acuan keputusan pemerintah Israel.

Dalam laporannya, Haaretz mengatakan sebanyak 15 anggota kabinet keamanan Israel sejauh ini masih menentang rencana serangan militer ke Iran.

Sebelumnya, Badan Urusan Nuklir Dunia (IAEA) memfokuskan perhatiannya pada usaha Iran memproduksi uranium dan plutonium yang dapat digunakan untuk pembangkit listrik maupun pembangunan persenjataan nuklir.

Namun laporan terbaru ini nampaknya akan fokus pada upaya Iran memasang material radioaktif pada hulu ledak dan membangun peluru kendali untuk membawa hulu ledak nuklir itu.

Para ahli Israel menggambarkan program nuklir Iran harus diwaspadai. Sementara itu Menlu Israel Avigdor Lieberman mengatakan laporan IAEA itu akan mengungkap tujuan militer Iran sesungguhnya.

Lieberman secara terbuka berharap Iran akan menjadi sasaran sanksi dunia internasional selanjutnya.

Israel secara konsisten memperingatkan pilihan yang tersisa terkait program nuklir Iran yang dikhawatirkan negara-negara barat bisa memicu perang nuklir.

Namun berulang kali pula Iran membantah ambisi membangun persenjataan nuklir dan menegaskan nuklir digunakan negeri itu untuk pembangkit listrik dan tujuan damai lainnya.

Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi mengatakan laporan soal nuklir Iran itu didasarkan pada klaim-klaim palsu.

“Saya yakin dokumen itu sangat lemah dari sisi keasliannya. Namun jika mereka berkeras, maka silakan rilis dokumen itu. Lebih baik sesekali langsung menghadapi bahaya dari pada selalu dalam bahaya,” kata Salehi seperti dikutip sejumlah media Iran.

Meski demikian, Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan negeri itu siap untuk menghadapi semua kemungkinan terburuk.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Koalisi Pimpinan Ikhwanul Muslimin Yordania Menang Dalam Pemilu Lokal

Koalisi Pimpinan Ikhwanul Muslimin Yordania Menang Dalam Pemilu Lokal

Badai di Polandia Tewaskan 6 Orang, Tumbangkan Puluhan Ribu Pohon

Badai di Polandia Tewaskan 6 Orang, Tumbangkan Puluhan Ribu Pohon

Turki Tuan Rumah G-20 Bahas Energi dan Pangan

Turki Tuan Rumah G-20 Bahas Energi dan Pangan

Inggris Keluar dari Eropa, Paus Ingatkan ‘Balkanisasi’

Inggris Keluar dari Eropa, Paus Ingatkan ‘Balkanisasi’

Bush Dinilai Curang Saat Debat

Bush Dinilai Curang Saat Debat

Baca Juga

Berita Lainnya