Selasa, 16 Februari 2021 / 4 Rajab 1442 H

Internasional

Facebook Obama Dipenuhi Olok-Olok dari Tunisia

Bagikan:

Hidayatullah.com–Warga Tunisia melakukan serangan “besar-besaran” atas akun Facebook Barack Obama pekan ini, dengan mengirimkan ribuan komentar bernada olok-olok yang ditujukan kepada presiden kulit hitam pertama Amerika Serikat itu.

Di antara komentar lucu yang dikutip Al Arabiya (01/11/2011) antara lain berbunyi, “Tunisia adalah negara pertama yang mengakui Dewan Transisi Nasional Amerika,” merujuk pada organisasi kelompok pemberontak Libya yang menggulingkan Muammar Qadhafi.

Komentar lainnya berbunyi, “Rakyat Tunisia mengecam kekerasan atas rakyat Amerika oleh pasukan keamanan, yang menggangu kebebasan berekspresi.”

“Untuk mendepak sistem korup apapun di dunia, silahkan hubungi rakyat Tunisia,” kata komentar yang lain.

Lainnya meniru-niru ucapan Obama yang pernah dikeluarkannya tentang memerangi para pemimpin Arab. “Fouad Mbaza (presiden Tunisia yang sekarang) mengatakan bahwa Obama harus melakukan perubahan segera, atau tinggalkan kekuasaan.”

Pengguna Facebook menyebut banjirnya komentar di akun kampanye pemilihan umum sela 2012 Obama itu sebagai “serangan virtual mengejutkan”. Komentar dalam setiap entri bisa mencapai 20.000.

Salah seorang aktivis demonstran Mesir, Ramy Raouf, memberikan tips kepada para demonstran Duduki Wall Street.

“Ketika polisi bereaksi dengan kekerasan, para pengunjuk rasa harus memahami hukum setempat, apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak. Jika mereka ditangkap, maka mereka harus selalu menyiapkan pengacara,” katanya.

“Pengunjuk rasa harus selalu membawa tas jika turun ke jalan. Dalam tas itu mereka harus membawa Pepsi, air dan cuka. Mereka juga harus membawa tas plastik dan baju cadangan. Jika polisi menembakkan gas air mata saat unjuk ras berlangsung dan mengenai mata mereka, maka segera hirup bau cuka. Kemudian percikkan air ke wajah. Setelah itu tambahkan pepsi untuk membasuh mata. Itu akan mengurangi efek gas air mata,” imbuh Raouf.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Menolak Tuntutan Mundur, PM Nuri Al-Maliki Kerahkan Pasukan di Baghdad

Menolak Tuntutan Mundur, PM Nuri Al-Maliki Kerahkan Pasukan di Baghdad

Polisi Malaysia Akui Larang Zakir Naik Berceramah di Muka Umum

Polisi Malaysia Akui Larang Zakir Naik Berceramah di Muka Umum

Yaman: $25 Ribu untuk Informasi Pembunuh Diplomat Saudi

Yaman: $25 Ribu untuk Informasi Pembunuh Diplomat Saudi

Pembaca TIME: Al-Sisi “2013 Person of the Year”

Pembaca TIME: Al-Sisi “2013 Person of the Year”

AS Bayar Saksi Kasus Lockerbie

AS Bayar Saksi Kasus Lockerbie

Baca Juga

Berita Lainnya