Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pemenang Nobel Yaman Menentang Imunitas Saleh

Bagikan:

Hidayatullah.com–Salah seorang pemengan Nobel Perdamaian, Tawakul Karman, mengajukan permintaan kepada Perserikatan Bangsa-bangsa agar menentang usulan negara-negara Arab untuk memberikan imunitas terhadap Presiden Ali Abdullah Saleh, sebagai imbalan atas pengunduran dirinya.

“Revolusi damai pemuda menentang inisiatif GCC (Gulf Cooperation Council), khususnya yang memberikan imunitas kepada Saleh dan keluarganya,” kata Karman kepada para wartawan d dekat Perserikatan Bangsa-Bangsa, di mana ia disambut gegap-gempita oleh sekitar 150 orang Yaman pendukungnya, Selasa (18/10/2011).

“Kami kira Dewan Keamanan tidak akan terperangkap untuk memberikan imunitas kepada rezim tersebut,” kata Karman, yang memenangi Nobel Perdamaian 2011 bersama dua wanita Liberia.

Menurut salinan rancangan ususlan GCC yang didapat Reuters disebutkan antara lain bahwa “bagi mereka yang dianggap bertanggungjawab atas kekerasan, pelanggaran HAM akan ditangguhkan akuntabilitasnya.” Namun, tidak dijelaskan lebih rinci bagaimana akuntabilitas itu nantinya akan diwujudkan.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Arab Saudi Bantah Lakukan Kunjungan ke Israel

Arab Saudi Bantah Lakukan Kunjungan ke Israel

Polisi 3 Negara Buru Eksekutif Perusahaan Farmasi Terkait Pemalsuan Obat Kanker

Polisi 3 Negara Buru Eksekutif Perusahaan Farmasi Terkait Pemalsuan Obat Kanker

Senator Amerika Ingin Pindahkan Kedutaan AS ke Al Quds

Senator Amerika Ingin Pindahkan Kedutaan AS ke Al Quds

Jerman Larang Eks Menlu Terima Tawaran Kerja dari Perusahaan

Jerman Larang Eks Menlu Terima Tawaran Kerja dari Perusahaan

Janda Perwira Rusia yang Tewas dalam Perang Suriah Berjuang Dapatkan Kompensasi

Janda Perwira Rusia yang Tewas dalam Perang Suriah Berjuang Dapatkan Kompensasi

Baca Juga

Berita Lainnya