Senin, 6 Desember 2021 / 30 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Presiden Kazakhstan Teken Larangan Musholah

Bagikan:

Hidayatullah.com–Larangan disediakannya ruangan untuk beribadah di gedung -gedung pemerintahan, akhirnya ditandatangani Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev, Kamis (13/10/2011).

Nazarbayev yang kini berusia 71 tahun, telah memerintah Kazakhstan selama 20 tahun. Ia adalah seorang pemimpin sekuler, dari sebuah negara yang penduduknya 70 persen menganut agama Islam.

Alasan dilarangnya penyediaan ruang untuk shalat di gedung-gedung pemerintah adalah untuk meredam, apa yang disebut Nazarbayev sebagai militansi Islam.

Tak pelak keputusan itu mengundang protes banyak kalangan Muslim.

Mufti Tertinggi Kazakhstan Absattar Serbisali, sebagaimana dilansir Associated Press, menyebut keputusan itu dapat menyulut kemarahan warga Muslim. Dan justru bisa jadi pemicu kekerasan.

Belum lama ini, sebagai tindakan mencegah aksi kelompok-kelompok Islam, pemerintah di Almaty memblokir akses terhadap sejumlah situs luar negeri, yang dianggap mengobarkan militansi Islam.

Peraturan baru yang ditandatangani Nazarbayev tersebut, juga mewajibkan misi keagamaan dari luar negeri yang beroperasi di negara tersebut mendaftarkan lembaganya setiap tahun.

Terkait hal yang terakhir ini, kelompok pemerhati hak asasi manusia dari negara Barat, Organization for Security and Cooperation in Europe, juga ikut bersuara menentang.*

Keterangan foto: Nursultan Nazarbayev dan Hillary Clinton.

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Kapal Intelijen Rusia Karam di Perairan Laut Hitam

Kapal Intelijen Rusia Karam di Perairan Laut Hitam

Pakistan Larang Situs Facebook

Pakistan Larang Situs Facebook

Berenang di Pantai Kamchatka Rusia Sejumlah Orang Jatuh Sakit

Berenang di Pantai Kamchatka Rusia Sejumlah Orang Jatuh Sakit

Mubarak, Keluarga dan Pembantunya Dicekal ke Luar Negeri

Mubarak, Keluarga dan Pembantunya Dicekal ke Luar Negeri

Presiden Tunisia Tangguhkan Parlemen dan Pecat Perdana Menteri dari Partai Islam Annahda

Presiden Tunisia Tangguhkan Parlemen dan Pecat Perdana Menteri dari Partai Islam Annahda

Baca Juga

Berita Lainnya