Ahad, 28 November 2021 / 23 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Swiss Larang Tentara Bayaran

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pemerintah Swiss berupaya untuk melarang semua perusahaan jasa keamanan digunakan sebagai tentara bayaran, karena hal itu mengancam posisi netral yang dipertahankan selama ini oleh Swiss dan sebagai jaminan bahwa negara itu menghormati hukum internasional.

“Dewan Federal ingin melarang seluruh perusahaan Swiss menawarkan jasa tentara bayaran,” kata pemerintah di Bern lewat pernyataanya, sebagaimana dikutip Alarabiya (12/10/2011).

Peraturan tersebut tidak hanya melarang perusahaan terlibat langsung dalam konflik bersenjata, tapi juga melarang perusahaan jasa keamanan swasta melakukan hal itu di luar negeri, yang mana dapat membahayakan kepentingan negara Swiss.

Peraturan tidak hanya dikenakan terhadap perusahaan-perusahaan Swiss yang beroperasi di dalam negeri, tapi juga anak perusahaan mereka yang berada di luar negeri atau melakukan usaha sepenuhnya di luar negeri.

Pemerintah Swiss mengatakan, pihaknya merasa perlu untuk mengatur perusahaan jasa keamanan swasta, menyusul masuknya Aegis Group Holdings, salah satu perusahaan jasa keamanan terbesar dunia, ke negara mereka. Aegis memiliki banyak proyek jasa keamanan di wilayah-wilayah konflik di seluruh dunia.

Jumlah perusahaan jasa keamanan swasta di Swiss sekarang ini mencapai 20 buah, yang tersebar di delapan canton (wilayah administrasi).*

5. Spanyol Tarik Pesawat F-18 dari Libya
Pesawat F-18 Spanyol akan dipulangkan pada hari Sabtu besok. Tapi akan segera diberangkatkan kembali, jika NATO membutuhkannya.

Hidayatullah.com–Spanyol akan menarik pesawat tempur F-18 yang dikirim untuk mendukung operasi militer NATO di Libya, karena sekarang Dewan Transisi Nasional sudah menguasai hampir seluruh wilayah Libya. Demikian dikatakan Menteri Pertahanan Spanyol Carme Chacon, Rabu (12/10/2011).

Pada bulan Maret lalu, spanyol mengirimkan empat pesawat tempurnya ke pangkalan udara Italia di Decimomannu, Kepulauan Sardinia.

Pesawat F-18 Spanyol akan dipulangkan pada hari Sabtu besok. Tapi akan segera diberangkatkan kembali, jika NATO membutuhkannya dalam operasi mereka, kata Chacon kepada prajurit yang bertugas di luar negeri lewat video konferensi dalam rangka perayaan Hari Kemerdekaan Spanyol.

Dua pesawat penyuplai bahan bakar, satu pesawat patroli laut dan sebuah kapal perang akan tetap berada diposisinya, sebagai bagian dari kontribusi Spanyol kepada NATO. Demikian dikatakan menteri wanita itu.

Keputusan penarikan pesawat-pesawat F-18 tersebut telah disetujui oleh para pemimpin misi NATO di Libya, berdasarkan fakta bahwa bandara-bandara yang semula ditutup sekarang telah dibuka kembali dan jumlah penerbangan sipil semakin bertambah. Demikian kata Chacon, sebagaimana dilansir Reuters.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

organisasi kemanusiaan Ansaar International

Dituduh Danai Terorisme, Jerman Larang Organisasi Kemanusiaan Ansaar International

WHO Khawatir Penyebaran Covid-19 di Afrika

WHO Khawatir Penyebaran Covid-19 di Afrika

Wartawan Timur Tengah Kritik Reaksi Iran terkait Eksekusi Al Nimr

Wartawan Timur Tengah Kritik Reaksi Iran terkait Eksekusi Al Nimr

Maju Capres Partai Republik, Jeb Bush Janji akan Perbaiki Washington

Maju Capres Partai Republik, Jeb Bush Janji akan Perbaiki Washington

Seratusan Orang Mati, Para Pencuri BBM Meksiko Tidak Kapok

Seratusan Orang Mati, Para Pencuri BBM Meksiko Tidak Kapok

Baca Juga

Berita Lainnya