Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

NATO Gagal Menjamin Kemanan Afghanistan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengatakan pemerintahnya dan NATO gagal menjamin keamanan Afghanistan sepuluh tahun setelah Taliban digulingkan.
Karzai juga menuduh Pakistan mendukung kelompok perlawanan dengan mengatakan hal ini masih perlu ditangani.

Komentarnya itu muncul di tengah pernyataan mantan panglima pasukan koalisi yang mengatakan NATO masih jauh dari selesai dalam mencapai tujuan mereka.

Setelah perang selama sepuluh tahun di Afghansitan, Jenderal Purnawirawan Stanley McChrystal menyatakan koalisi baru setengah jalan mencapai tujuan militer.

Dalam wawancara dengan BBC, Karzai juga mengangkat kelemahan dalam strategi militer Afghanistan dalam awal-awal perang dan kegagalan dalam menangani Taliban yang bersembunyi di kawasan suku-suku Pakistan.

“NATO dan Amerika Serikat dan tetangga kami di Pakistan harus dipusatkan pada sesuatu di masa lalu, pada tahun 2002-2003 terkait persembunyiaan Taliban,” katanya.

Dalam bulan-bulan terakhir, Afghanistan dilanda serangan besar dengan sasaran militer dan juga pejabat tinggi, termasuk mantan presiden Burhanuddin Rabbani.

Karzai tetap optimistik walaupun banyak kemunduran. Ia menyatakan bangga atas apa yang ia sebut sebagai prestasinya; fasilitas kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

“Apa yang kami harus lakukan adalah menjaga keamanan bagi rakyat Afghanistan dan di situlah masyarakat internasional dan pemerintah Afghanistan jelas gagal,” kata Karzai, seperti dikutip BBC (07/10/2011).

Ia berjanji untuk turun pada tahun 2014 dan mengatakan ia berupaya untuk menangani suksesi.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Uganda Menarik Wisatawan dengan Museum Idi Amin

Uganda Menarik Wisatawan dengan Museum Idi Amin

Pengadilan Prancis Larang Polisi Gunakan Drone Pantau Demonstrasi

Pengadilan Prancis Larang Polisi Gunakan Drone Pantau Demonstrasi

Adik Lelaki Mantan Presiden Aljazair Bouteflika Ditangkap

Adik Lelaki Mantan Presiden Aljazair Bouteflika Ditangkap

Coronavirus: Libya Berlakukan Jam Malam Selama 10 Hari

Coronavirus: Libya Berlakukan Jam Malam Selama 10 Hari

Perusahaan Air Minum Belanda Hentikan Kerjasama dengan Zionis

Perusahaan Air Minum Belanda Hentikan Kerjasama dengan Zionis

Baca Juga

Berita Lainnya