Selasa, 18 Januari 2022 / 15 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

AS Jual Bom Penghancur Bunker ke Israel

Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden Amerika Serikat Barack Obama secara diam-diam mengizinkan penjualan 55 bom berdaya ledak kuat penghancur bunker ke Israel. Begitu laporan majalah Newsweek menyebutkan, Jum’at (23/9).

Israel awalnya meminta pembelian bom GBU-28 yang mampu menembus jauh ke bawah tanah pada tahun 2005. Tapi, permintaan itu ditolak oleh George W. Bush, presiden AS ketika itu. Kala itu AS sedang membekukan proyek kerjasama pertahanannya dengan Israel, takut kalau-kalau Israel mentransfer teknologi militer mutakhirnya kepada China.

Menurut Newsweek, kemudian pada tahun 2007 Bush menginformasikan kepada Perdana Menteri Ehud Olmert bahwa bom yang diinginkan Israel itu bisa dikirim tahun 2009 atau 2010, meskipun sebenarnya Israel ingin agar dikirim lebih cepat.

Obama mengirimkan bom-bom itu tahun 2009, kata Newsweek, mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya, yang sangat tahu tentang informasi rahasia tersebut.

Mengutip pejabat-pejabat Amerika Serikat dan Israel yang tidak disebutkan namanya, Israel kemudian mengembangkan teknologi bom penghancur bunkernya sendiri. Tapi, biaya pembuatannya jauh lebih mahal dibanding membeli persenjataan dari Amerika.

Bom berbobot 2.000 pon itu dirancang untuk menghancurkan target-target keras, yang bisa digunakan untuk menghancurkan instalasi nuklir Iran.

Pentagon menolak untuk mengkonfirmasi laporan itu. Tapi sekretaris pers George Little mengatakan, “Amerika Serikat tetap berkomitmen membantu Israel dalam mencukupi kebutuhan keamanannya sendiri dan kami tetap berkomitmen membantu Israel untuk mempertahankan keunggulan kualitatif militernya.”*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Warga Israel di Amerika dan Eropa Banyak yang Melepaskan Kewarganegaraannya

Warga Israel di Amerika dan Eropa Banyak yang Melepaskan Kewarganegaraannya

Bangkok: Pesta Tahun Baru 2022 Batal

Bangkok: Pesta Tahun Baru 2022 Batal

Melupakan Ketegangan, Donald Trump Mengaku ‘Penggemar Berat’ Erdogan

Melupakan Ketegangan, Donald Trump Mengaku ‘Penggemar Berat’ Erdogan

Ketua Tim Negosiasi Oposisi Suriah Mengundurkan Diri

Ketua Tim Negosiasi Oposisi Suriah Mengundurkan Diri

Meninggalnya Balita Gaza yang ke 211

Meninggalnya Balita Gaza yang ke 211

Baca Juga

Berita Lainnya