Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pusat Islam di New York Dibuka

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pusat Islam di dekat tempat penyerangan 11 September di New York dibuka tanpa protes dari pihak penentang.

Ratusan orang mengunjungi pameran untuk menandai pembukaan Rabu (21/09) malam, di kawasan tidak jauh dari gedung World Trade Centre yang diserang tanggal 11 September 2001.

Tahun lalu, para pendukung pengembangan pusat Islam itu bentrok dengan mereka yang menentang dibangunnya tempat yang mencakup fasilitas mushola itu.

Pusat Islam yang disebut Park 51 itu terbuka untuk semua orang dan juga mencakup tugu peringatan serangan 11 September.

Ketua Park 51 Sharif El-Gamal mengatakan, fasilitas itu menunjukkan keragaman penduduk kota New York.

“Kami ingin memberikan sesuatu kepada New York, kepada setiap anak dan setiap orang. Pameran ini menunjukkan apa yang kami junjung yaitu masyarakat, pembangunan dan keragaman,” kata El-Gamal.

Fotografer Yahudi

Gamal menunjuk bentuk keragaman itu dalam salah satu karya yang dipamerkan, foto anak-anak New York oleh fotografer Danny Goldfield, seorang Yahudi.

Goldfield terinspirasi oleh cerita Rana Sodhi, seorang pemeluk Sikh yang pindah dari India ke Arizona. Kakaknya Balbir tewas terbunuh karena aksi balas dendam dengan latar belakang kebencian ras, empat hari setelah serangan 11 September.

“Mereka ingin membangun fasilitas untuk setiap orang dan itu terwakili di dinding-dinding pameran ini,” katanya.

Pusat Islam ini sendiri belum selesai dibangun sepenuhnya.

Sharif El-Gamal mengatakan, gedung tingkat 15 ini mencakup auditorium, program pendidikan, kolam renang, restauran, studio seni, dan fasilias untuk anak.

Ia menambahkan, yang paling diperlukan di kawasan Manhattan adalah masjid untuk menampung ribuan Muslim yang bekerja atau tinggal di kawasan itu.

“Hari ini untuk pertama kalinya, semua orang bisa menyaksikan langsung sekilas bagaimana bentuk Park 51,” kata El-Gamal.*

Keterangan foto: Pusat Islam di dekat tempat penyerangan 11 September di New York.

Rep: Syaiful Irwan
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Prof Australia: Sekolah Kristen Ajarkan Keburukan

Prof Australia: Sekolah Kristen Ajarkan Keburukan

Tahun 2010 Negara Teluk Punya Mata Uang Tunggal

Tahun 2010 Negara Teluk Punya Mata Uang Tunggal

Guru Bahasa di Inggris Diminta Belajar Grammar

Guru Bahasa di Inggris Diminta Belajar Grammar

Saudi Pulangkan 16 Ribu Mahasiswa,  PM Justin Trudeau Enggan Minta Maaf

Saudi Pulangkan 16 Ribu Mahasiswa, PM Justin Trudeau Enggan Minta Maaf

Jet Tempur Super Mahal F-35 Militer Amerika Serikat Jatuh

Jet Tempur Super Mahal F-35 Militer Amerika Serikat Jatuh

Baca Juga

Berita Lainnya