Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

IHH akan Bangun Panti Asuhan di Somalia

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sebuah yayasan Turki akan mendirikan panti asuhan di Somalia, untuk anak-anak korban kelaparan, kekeringan dan perang.

IHH, organisasi kemanusiaan Turki penyelenggara Freedom Flotilla yang mengirimkan kapal Mavi Marmara ke Gaza, akan membangun komplek panti asuhan di ibukota Somalia, Mogadishu. Tempat itu nantinya akan dapat menampung sekitar 200 anak. Demikian menurut pernyataan IHH, Selasa (06/9).

Kira-kira 1.200 anak bisa mendapatkan pendidikan di sekolah yang akan dibangun di dalam komplek panti tersebut. Dana yang diperlukan untuk membangun panti asuhan dan semua fasilitas pendukunggnya sekitar USD 1,3 milyar.

Komplek panti asuhan akan terdiri dari fasiltas pendidikan, akomodasi, tempat ibadah dan olahraga. Di dalamnya juga akan dibangun klinik kesehatan, toko dan rumah makan.

Somalia sekarang ini didera kekeringan yang paling parah selama 60 tahun terakhir.

Pusat kekeringan terjadi di perbatasan tiga negara, yaitu Kenya, Ethiopia dan Somalia. Wilayah itu adalah wilayah nomaden, di mana penduduk sering berpindah karena kehidupan mereka sangat tergantung pada ternak yang digembalakannya. Uganda dan Djibouti juga terkena bencana kekeringan yang sama.

Puluhan ribu orang sekarang ini telah kehilangan tempat tinggal atau mengungsi, sehingga menyebabkan kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut sangat menyedihkan.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Uzbekistan: Putri Islam Karimov Ditempatkan dalam Tahanan karena Korupsi

Uzbekistan: Putri Islam Karimov Ditempatkan dalam Tahanan karena Korupsi

Giliran Saudi Blokir YouTube

Giliran Saudi Blokir YouTube

Prancis Izinkan Penyandang Dana Genosida Rwanda Diserahkan ke ICTR di Tanzania

Prancis Izinkan Penyandang Dana Genosida Rwanda Diserahkan ke ICTR di Tanzania

Petisi Boikot di tengah Undangan Obama Buka Puasa

Petisi Boikot di tengah Undangan Obama Buka Puasa

Terdampak Wabah, Penerjemah Lepas Uni Eropa Minta Bantuan Finansial

Terdampak Wabah, Penerjemah Lepas Uni Eropa Minta Bantuan Finansial

Baca Juga

Berita Lainnya