Rabu, 4 Agustus 2021 / 25 Zulhijjah 1442 H

Internasional

Turki Hentikan Kerja Sama Pertahanan dengan Zionis

Bagikan:

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, negaranya menghentikan semua hubungan pertahanan dengan Zionis Israel.

Langkah itu dilakukan menyusul pengusiran Duta Besar Israel karena menolak meminta maaf atas penyerangan kapal aktivis yang menuju Gaza.

Penyerangan itu menyebabkan sembilan aktivis Turki tewas.

Laporan PBB menyimpulkan bahwa Israel menggunakan “kekuatan berlebihan” dalam serangan itu, namun blokade angkatan laut itu legal.

Turki berjanji untuk membawa kasus itu ke Mahakamah Internasional (ICJ) yang bermarkas di Den Haag, Belanda.

ICG adalah mahkamah PBB yang didirikan untuk menangani masalah antarnegara.

Para pakar mengatakan, Turki tampaknya tidak akan mungkin menggiring Israel ke ICJ karena berdasarkan peraturan mahkamah, Israel perlu memberikan persetujuan agar kasus itu diangkat.

Erdogan mengatakan, Turki “memutus total” hubungan pertahanan dengan Israel, setelah menurunkan tingkat hubungan diplomatik dengan negara itu.

“Hubungan dagang, militer, menyangkut industri pertahanan, kami hentikan,” katanya kepada wartawan di Ankara, sebagaimana diberitakan BBC, Selasa (6/9).

Turki mengusir Duta Besar Israel tanggal 2 September lalu dan juga menghentikan hubungan militer dengan Israel minggu lalu.

Namun Erdogan menggambarkan serangan itu sebagai keji dan menuduh Israel bertindak sebagai “anak manja” di kawasan.

Kedua negara memiliki hubungan militer dalam 20 tahun terakhir, namun menurun dalam tahun-tahun terakhir.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Kurang Uang Partai Rasis AfD Minta Tambahan Kontribusi Anggotanya

Kurang Uang Partai Rasis AfD Minta Tambahan Kontribusi Anggotanya

Taliban Digambarkan Sebagai Anjing Berkalimat Syahadat, Warga Afghanistan Protes

Taliban Digambarkan Sebagai Anjing Berkalimat Syahadat, Warga Afghanistan Protes

Ramadhan di Saudi Suhu 50 Derajat Celsius

Ramadhan di Saudi Suhu 50 Derajat Celsius

Hakim: Presiden Trump Tak Boleh Larang Orang Berkomentar di Twitter-nya

Hakim: Presiden Trump Tak Boleh Larang Orang Berkomentar di Twitter-nya

Merananya Kaisar Jepang, Ingin Meletakkan Tahta Tak Bisa karena Terhalang Konstitusi

Merananya Kaisar Jepang, Ingin Meletakkan Tahta Tak Bisa karena Terhalang Konstitusi

Baca Juga

Berita Lainnya