Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Cheney ‘Tidak Menyesal’ Praktikkan Waterboarding

Bagikan:

Hidayatullah.com–Mantan Wakil Presiden Dick Cheney mengatakan, dia “tidak menyesal” tentang kebijakan interogasi kasar yang dilakukan pemerintahan Bush guna memburu pelaku serangan 11 September 2001.

Wapres yang sering bertindak kontroversial ini dalam pemuatannya di laman Kansas City pada Kamis (25/8) mengatakan, “Saya tidak tahu mengapa” mantan Presiden George W. Bush harus merasa dikhianati oleh pemuatan informasi yang ia ungkapkan dalam memoarnya yang baru.

Ditanya dalam wawancara NBC, apakah ia masih mendukung untuk menerapkan interogasi ‘waterboarding’, Cheney mengatakan, “Saya akan sangat mendukung penggunaannya kembali jika keadaan muncul, pada saat kami memiliki seorang tahanan bernilai tinggi dan itu satu-satunya cara guna membuatnya berbicara.”

Waterboarding adalah teknik interogasi yang dikenakan kepada tahanan dengan cara mengikat tangan dan wajah, kemudian kepalanya ditutup dan dituangkan air. Waterboarding digunakan sebagai interogasi sejak zaman ‘inkuisisi Spanyol’ untuk memperoleh informasi, menghukum, dan intimidasi. Praktik semacam ini dilakukan di antaranya pada saat pengusiran umat Islam dan Yahudi dari Spanyol pada abad 15, atau memaksa mereka masuk agama Kristen.

Inkusisi di Spanyol dihapuskan pada 15 Juli 1854, sebaliknya di saat ini, AS sebagai negara mengaku  “pendekar” hak asasi manusia, justru kembali menerapkannya. Juga umumnya kepada umat Islam.

Buku Cheney  akan diterbitkan minggu depan oleh Simon & Shuster. Cheney adalah ‘penangkal petir untuk kritik’ selama kepresidenan Bush, dianggap sebagai penganjur perang bagi AS dalam sejumlah urusan dunia.*

Rep: Muhsin
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Baghdad: Saudi Kembali Punya Dubes untuk Iraq

Baghdad: Saudi Kembali Punya Dubes untuk Iraq

Mantan Bintang NBA Stephen Jackson Masuk Islam

Mantan Bintang NBA Stephen Jackson Masuk Islam

Argentina Larang Keluarga Menteri Kerja di Pemerintahan

Argentina Larang Keluarga Menteri Kerja di Pemerintahan

Teror Badut Melanda Berbagai Kota di Prancis

Teror Badut Melanda Berbagai Kota di Prancis

Rusia Akan Lakukan Vaksinasi Massal Covid-19 secara Gratis

Rusia Akan Lakukan Vaksinasi Massal Covid-19 secara Gratis

Baca Juga

Berita Lainnya