Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Netanyahu Setuju Rundingkan Garis Perbatasan 1967

Bagikan:

Hidayatullah.com–Para pejabat Israel mengatakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah setuju merundingkan perbatasan negara Palestina di masa depan dengan menggunakan garis gencatan senjata tahun 1967 yang membatasi Tepi Barat sebagai titik awal pembicaraan.

Sumber-sumber kantor perdana menteri mengungkapkan perubahan kebijakan yang dramatis itu kepada media Israel Senin (1/8) malam.

Mereka mengatakan bahwa untuk memulai kembali perundingan perdamaian langsung dengan Palestina, Netanyahu bersedia membicarakan usul yang mengandung perumusan perbatasan yang akan sulit untuk diterima Israel.

Para pejabat mengatakan Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan kembali ke perbatasan yang dimilikinya sebelum Perang Enam Hari Tahun 1967. Mereka mengatakan perubahan demografik yang telah terjadi sejak waktu itu — perluasan pemukiman Yahudi di tepi Barat – harus turut dipertimbangkan.

Para pejabat itu juga mengatakan bahwa sebagai imbalan konsesi itu, Palestina harus mengakui Israel sebagai negara Yahudi dan menarik kembali permohonan status negara secara unilateral yang kemungkinan besar akan diajukan kepada PBB bulan depan.

Para pejabat Palestina mengatakan, mereka belum menerima usul demikian dari Israel.

Sebelumnya tahun ini, Presiden Amerika Barack Obama mengusulkan perundingan yang didasarkan pada perbatasan pra-1967 plus pertukaran daerah yang disepakati antara Israel dan Palestina.*

Keterangan foto: Al Quds timur yang masuk garis perbatasan 1967 untuk ibukota masa depan Palestina.

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Kota Madinah Jadi Pusat Budaya Islam

Kota Madinah Jadi Pusat Budaya Islam

Mahkamah Konstitusi Spanyol Batalkan Larangan Adu Banteng di Catalonia

Mahkamah Konstitusi Spanyol Batalkan Larangan Adu Banteng di Catalonia

BBC Membiarkan Kejahatan Seksual selama Puluhan Tahun

BBC Membiarkan Kejahatan Seksual selama Puluhan Tahun

Kekerasan Terhadap Umat Islam Meningkat di AS

Kekerasan Terhadap Umat Islam Meningkat di AS

Buang Sial 6.000 Bangkai Babi China Terapung di Sungai Huangpu

Buang Sial 6.000 Bangkai Babi China Terapung di Sungai Huangpu

Baca Juga

Berita Lainnya