Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Helikopter NATO Jatuh di Afghanistan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sebuah helikopter milik International Security Assistance Force (ISAF) jatuh di timur Afghanistan, Senin (25/7).

ISAF mengatakan, semua orang yang ada di helikopter itu selamat dan penyebab jatuhnya tidak diketahui.

Namun menurut pihak Taliban, helikopter itu jatuh akibat tembakan yang mereka lakukan.

Tanpa memberi tahu lokasi jatuhnya, ISAF mengatakan bahwa pasukan mereka dihujani tembakan saat berusah mengevakuasi para korban. Tidak jelas tentara negara mana yang menjadi korban dalam peristiwa itu.

Menurut keterangan jurubicara Taliban Zabiullah Mujahid, pasukan mereka menembak jatuh sebuah helikopter NATO di wilayah Provinsi Kunar, sebelah timur Afghanistan.

Saat helikopter itu ditembaki, mereka sedang mengakuti para prajurit sekutu. Taliban mengklaim berhasil menembak mati 22 tentara Afghanistan dan tentara asing.

“Dua pejuang kami juga meninggal dunia,” kata Mujahid.

Dalam pernyataannya yang lain, ISAF mengatakan bahwa lima orang anak terluka dalam peristiwa jatuhnya helikopter mereka di wilayah selatan Afghanistan.

Peristiwa itu terjadi hari Senin (25/7) di distrik Nahr-e Saraj, di Provinsi Helmand, saat helikopter tersebut membidik kelompok pejuang Afghanistan.

Para korban luka dievakuasi ke sebuah fasilitas medis militer.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Ini Alasan Kenapa “Israel” Sewot dengan Sidang Mavi Marmara

Ini Alasan Kenapa “Israel” Sewot dengan Sidang Mavi Marmara

Ada Kadal Mati Dalam Produk Pringles Buatan Malaysia

Ada Kadal Mati Dalam Produk Pringles Buatan Malaysia

Keluarga Korban Pembantaian Bosnia Kecewa Pemberian Hadiah Nobel Peter Handke

Keluarga Korban Pembantaian Bosnia Kecewa Pemberian Hadiah Nobel Peter Handke

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Blind Sheikh Omar Abdul Rahman di Mesir

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Blind Sheikh Omar Abdul Rahman di Mesir

Din Syamsuddin Terpilih Sebagai Co-President Religions for Peace

Din Syamsuddin Terpilih Sebagai Co-President Religions for Peace

Baca Juga

Berita Lainnya