Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Anders Breivik Teroris Kristen Berlagak Polisi

Bagikan:

Hidayatullah.com–Namanya Anders Behring Breivik, jenis kelamin laki-laki, berusia 32 tahun, berwajah lumayan tampan, matanya biru dan rambut pirang kecoklatan. Dengan berpakaian polisi, ia mendekati kerumuman orang yang menjadi korbannya di pulau Utoya.

Sekejap kemudian, puluhan korban berjatuhan akibat peluru yang dimuntahkan pemuda yang dibesarkan di keluarga kaya itu. Begitu menakutkannya, sehingga membuat beberapa calon korbannya pura-pura mati agar tidak menjadi sasaran tembak.

Breivik ditetapkan menjadi tersangka kunci atas dua serangan teror yang terjadi di gedung kantor perdana menteri di kawasan pemerintahan ibukota Oslo dan di perkemahan pulau Utoya.

Sebagaimana dilansir Associated Press (23/7), Kepala Kepolisian Norwegia Sveinung Sponheim kepada radio publik NRK mengatakan, dilihat dari posting yang dimuatnya di internet, pelaku penembakan “memiliki pandangan politik yang cenderung ke kelompok sayap kanan dan anti-Muslim.”

Menurut keterangan temannya yang dikutip koran Norwegia Verdens Gang, Breivik menjadi seorang ekstrimis sayap kanan pada usia akhir 20-an.

Dalam debat di situs-situs online dia selalu menunjukkan pandangannya yang sangat nasionalis dan menentang pemikiran yang mengatakan orang dengan latarbelakang budaya berbeda bisa hidup berdampingan.

Menurut kantor berita NTB, Breivik memiliki sejumlah senjata api secara legal dan tegabung dalam klub pecinta senjata api.

Dia menjalankan usaha pertanian dan banyak tanaman pertanian, sehingga memungkinkan baginya mendapatkan dan menyimpan pupuk dalam jumlah besar untuk dijadikan bom.

Dalam akun Facebook miliknya yang kini telah diblokir, Breivik menunjukkan ketertarikannya pada binaraga, politik aliran konservatif dan freemasonry. Dia menyukai serial televisi “Dexter” yang bercerita tentang pakar forensik polisi pelaku pembunuh berantai dengan target para penjahat yang lolos dari jerat hukum.
 
Kehidupan ekonomi Breivik tidak buruk. Menurut The Times of London ia bersekolah di sekolah golongan kelas menengah dan tinggal bersama ibunya di kawasan elit di Oslo. Dia mendirikan perusahaan sendiri dengan nama Breivik Geofarm yang menghasilkan produk pertanian organik di Hedmark, wilayah timur Norwegia.

Akibat latarbelakang yang terkesan normal itu, polisi Norwegia dipusingkan dengan motif yang mendasari Breivik sehingga berani melakukan aksi teror itu.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pakai Kalung Salib Pria Homo di Berlin Dipukuli Satu Keluarga

Pakai Kalung Salib Pria Homo di Berlin Dipukuli Satu Keluarga

“Smack Down” Saudi Perdana Dihadiri 60 Ribu Pemirsa

“Smack Down” Saudi Perdana Dihadiri 60 Ribu Pemirsa

Ahmadinejad: DK PBB Lakukan Manipulasi

Ahmadinejad: DK PBB Lakukan Manipulasi

Pakistan Tangkap Gadis Afghan Bermata Hijau karena Identitas Palsu

Pakistan Tangkap Gadis Afghan Bermata Hijau karena Identitas Palsu

Menikahi Pejuang Suriah, Gadis Mualaf Aicha Diadili di Belanda

Menikahi Pejuang Suriah, Gadis Mualaf Aicha Diadili di Belanda

Baca Juga

Berita Lainnya