Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Jelang Ramadhan Jamaah Berbondong ke Tanah Suci

Bagikan:

Hidayatullah.com–Seiring dengan mendekatnya bulan suci Ramadhan jumlah jamaah umrah semakin banyak. Angka itu ditambah dengan banyaknya keluarga Arab Saudi dan negara tetangga yang memilih pergi berumrah selama liburan musim panas tahun ini.

Jumlah jamaah umrah pada bulan Rajab (Juni) mencapai 621.000 atau naik 9 persen dari bulan sebelumnya, yang berjumlah 571.602.

Sebanyak 68 persen dari total jamaah 2.145.737 tahun ini datang ke tanah suci lewat udara. Kenaikan jamaah lewat udara mencapai 17 persen dibanding tahun lalu. Sementara jamaah yang datang dengan transportasi darat dan laut naik satu persen.

Jamaah asal Iran sejak awal musim umrah tahun ini (15 Safar / 19 Januari) merupakan jamaah terbanyak. Sedikitnya 663.558 orang Iran telah melakukan umrah tahun ini, atau naik 21,17 persen dari tahun lalu.

Jamaah asal Mesir menempati tempat kedua (374.480). Disusul oleh Turki (342.375), Pakistan (331.662), Indonesia (229.110), Yordania (187.057), Iraq (198.975), India (168.013), Suriah (142.828) dan Malaysia (101.362). Sebanyak 384.837 lainnya berasal dari berbagai negara.

Diperkirakan selama bulan Sya’ban ini hingga pertengahan Ramadhan, hampir 30 persen jamaah umrah akan tiba di kota suci. Demikian menurut sumber pengelola jasa umrah.

Tiga pekan lalu Kementerian Haji Arab Saudi mengumumkan, terdapat kenaikan 34 persen jumlah jamaah umrah dibanding tahun sebelumnya pada periode yang sama. Perwakilan diplomatik Arab Saudi di luar negeri dilaporkan telah mengeluarkan 3,6 juta visa umrah untuk tahun ini.

Meskipun ada kenaikan yang cukup besar, para penyelenggara umrah sedikit pesimis penyelengaraan umrah tahun ini akan berjalan seperti yang diharapkan, mengingat beberapa negara di kawasan Arab sedang mengalami konflik, sehingga perlajanan jamaah dari negerinya bisa terhambat.

Sementera itu rumah sakit di Makkah dan Madinah bersiap-siap menghadapi kenaikan pasien selama bulan Ramadhan. Demikian pula hotel dan penginapan.

Kabarnya, okupansi hotel dan penginapan di Madinah melebihi kapasitas 80 persen. Hal itu disebabkan libur musim panas di negara-negara Arab berdekatan dengan bulan Ramadhan.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Sensus: Di Berlin Ada Hampir 2.000 Tunawisma

Sensus: Di Berlin Ada Hampir 2.000 Tunawisma

Menhan Fikri Isik: Turki Beli Sistem Pertahanan Rudal S-400 dari Rusia

Menhan Fikri Isik: Turki Beli Sistem Pertahanan Rudal S-400 dari Rusia

Sebelas Meninggal dan Puluhan Orang Sakit Setelah Makan Nasi di Kuil India

Sebelas Meninggal dan Puluhan Orang Sakit Setelah Makan Nasi di Kuil India

Tunisia Tolak Normalisasi dengan ‘Israel’

Tunisia Tolak Normalisasi dengan ‘Israel’

PBB: Dunia Membuang Makanan 931 Juta Ton Setahun, Negara Arab Sumbang 40 Juta Ton

PBB: Dunia Membuang Makanan 931 Juta Ton Setahun, Negara Arab Sumbang 40 Juta Ton

Baca Juga

Berita Lainnya