Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Mantan Presiden Israel Kembali Disangka Lakukan Pelecehan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Polisi Israel mengatakan mantan Presiden Israel Moshe Katsav yang belum lama ini mengajukan banding atas hukuman pemerkosaan, saat ini kembali disangka melakukan pelecehan terhadap seorang saksi dalam kasus tersebut.

Juru bicara polisi Micky Rosenfeld mengatakan, dua penyelidik swasta yang disewa oleh Katsav tampaknya telah melecehkan saksi. Rosenfeld mengatakan, para peneliti dipekerjakan setelah mantan presiden itu dihukum tujuh tahun penjara pada bulan Desember lalu.

Media Israel mengatakan, para penyelidik itu diduga melecehkan korban perkosaan dan para saksi. Para penyelidik disewa untuk menggali bukti-bukti dan merusak kredibilitas para saksi.

Kecurigaan baru terhadap Katsav sebelumnya diusahakan untuk ditutup, tetapi kemudian diungkapkan pada Senin (11/7).

Pengacara Katsav Avigdor Feldman mengatakan kepada Radio Israel bahwa keluarga Katsav memang menyewa detektif swasta, tapi memerintahkan mereka untuk beroperasi dalam batas-batas hukum.*

Keterangan foto: Moshe Katsav.

Rep: Syaiful Irwan
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Mata-mata yang Bocorkan Lokasi Soleimani Dieksekusi Mati Iran

Mata-mata yang Bocorkan Lokasi Soleimani Dieksekusi Mati Iran

Remaja Dilarang Masuk Klinik Kesehatan di Zimbabwe

Remaja Dilarang Masuk Klinik Kesehatan di Zimbabwe

China Hukum Mati WN Kanada Terdakwa Penyelundup Narkoba

China Hukum Mati WN Kanada Terdakwa Penyelundup Narkoba

Yaman Butuh Dana Asing Sebesar 11 Miliar Dolar

Yaman Butuh Dana Asing Sebesar 11 Miliar Dolar

Zimbabwe Bangun Gedung Parlemen Megah Dibiayai China

Zimbabwe Bangun Gedung Parlemen Megah Dibiayai China

Baca Juga

Berita Lainnya