Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

AS Setuju Hukuman Mati Nidal Hasan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Militer Amenrka Serikat telah menyetujui kemungkinan dijatuhkannya hukuman mati bagi Mayor Nidal Malik Hasan, warga Muslim Amerika pelaku penembakan di pangkalan militer Fort Hood, TeTexas, tahun 2009.

Hasan, 40, mantan psikiater tentara angkatan darat, akan menjalani sidang di pengadilan militer dalam beberapa bulan.

CNN melaporkan, menurut pengumuman komandan Fort Hood Letjen Donald Campbell, hari Rabu (06/7), kasus Nidal Hasan akan disidangkan sebagai capital offenses, pelanggaran kapital. Di pengadilan militer AS sidang kasus yang dianggap capital offenses ini sangat tidak biasa. Terakhir terjadi pengadilan itu di Amerika Serikat yaitu pada tahun 1961. Disebut capital, karena terdakwa bisa kehilangan nyawanya jika terbukti bersalah.

Keputusan menjadikan sidang itu capital offenses, menghapus kemungkinan Nidal Hasan mengajukan pernyataan tidak bersalah atas dakwaan, yang jika diperbolehkan demikian maka pengadilan kemungkinan besar akan berjalan lama dan memakan biaya besar.

Menurut laporan Reuters, para saksi mata yang bersaksi di Fort Hood mengatakan, Hasan meneriakkan “Allahu Akbar”, sebelum menembakkan senjatanya ke arah sejumlah pasukan yang akan di kirim ke Iraq dan Afghanistan.

Nidal Hasan kini menjadi lumpuh dari dada ke bawah, akibat tembakan seorang polisi sipil yang meringkusnya saat peristiwa itu terjadi pada 5 Nopember 2009. Nidal Hasan kini harus menggunakan kursi roda selama hidupnya.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Jerman Akan Melarang Iklan Operasi Plastik yang Menarget Remaja

Jerman Akan Melarang Iklan Operasi Plastik yang Menarget Remaja

70.000 Taksi di Beijing Dipasangi Penyadap

70.000 Taksi di Beijing Dipasangi Penyadap

Bom Mengguncang Wilayah Muslim Thailand

Bom Mengguncang Wilayah Muslim Thailand

Kenya Investigasi Penyelewengan Donasi Coronavirus

Kenya Investigasi Penyelewengan Donasi Coronavirus

Pemuda Yahudi Suriah Dihajar Sekelompok Orang di Berlin

Pemuda Yahudi Suriah Dihajar Sekelompok Orang di Berlin

Baca Juga

Berita Lainnya