Senin, 15 Februari 2021 / 4 Rajab 1442 H

Internasional

Hamas Terapkan Larangan Pria Potong Rambut Wanita

Bagikan:

Hidayatullah.com–Hamas menegakkan peraturan larangan pria memotong rambut perempuan karena dianggap bertentangan dengan Islam.

Seorang pemotong rambut pria sudah ditangkap dan ditahan satu malam, pemotong rambut lain mengaku diawasi oleh polisi tanpa seragam, dan seorang pemotong rambut yang sudah membuka salon selama 25 tahun berencana pindah.

Hamas memberlakukan larangan ini sejak tahun lalu namun baru akhir-akhir ini ditegakkan.

Langkah ini dilihat untuk mengangkat kredibilitas keislaman Hamas, yang oleh sejumlah pihak dianggap sudah terlalu moderat.

Tetapi sebenarnya sebagian besar perempuan Gaza tidak mau rambut mereka dipotong oleh pria.

Tidak ada pekerjaan

Saat ini, terdapat banyak pemotong rambut pria di salon-salon di Gaza.
Mereka terlihat duduk di luar salon mereka karena khawatir akan ditangkap jika masuk ke dalam salonnya.

Seorang pemotong rambut pria, Adnan Barakat, yang sudah bekerja di salon selama 27 tahun kini kebingungan karena tidak bisa bekerja lagi.

“Tanpa pekerjaan, saya seperti orang yang mati karena tanpa saya tidak bisa bekerja dan salon tidak bisa berjalan tanpa saya dan ini pekerjaan saya sejak tahun 1984. Saya tidak punya pekerjaan lain. Apa yang bisa saya lakukan,” tuturnya.

Sementara Hamas sendiri menegaskan mereka hanya menegakkan undang-undang yang diinginkan mayoritas warga Gaza.

Peraturan masalah salon ini sebenarnya telah disosialisasikan pihak Hamas semenjak tahun 2010 lalu, setelah adanya instruksi dari Menteri Dalam Negeri Fathi Hammad yang melarang semua pria di Jalur Gaza bekerja di salon perawatan rambut perempuan.

Setelah merebut kekuasaan Juni 2007, Hamas telah melakukan upaya penegakan hukum Islam di Gaza, meski banyak media asing begitu sinis dalam hal seperti ini.*

Rep: Muhammad Usamah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Iraq Selidiki Pelecehan Terhadap Tahanan di Bunker Pemerintah

Iraq Selidiki Pelecehan Terhadap Tahanan di Bunker Pemerintah

Dikira Bagikan Permen Natal, Sinterklas Merampok Kantor Pos di Melbourne

Dikira Bagikan Permen Natal, Sinterklas Merampok Kantor Pos di Melbourne

Arab Saudi Ancam Tarik Dutanya dari Iran

Arab Saudi Ancam Tarik Dutanya dari Iran

Rusia Konfirmasi Ada Mata-Mata Amerika Bekerja di Kremlin

Rusia Konfirmasi Ada Mata-Mata Amerika Bekerja di Kremlin

Bom Menghantui Kedutan Israel di India dan Georgia

Bom Menghantui Kedutan Israel di India dan Georgia

Baca Juga

Berita Lainnya