Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Australia Diduga Mengetahui Praktik Penganiayaan di Abu Ghraib

Bagikan:

Hidayatullah.com—Milter Australia membantu menyembunyikan atau menjauhkan tahanan dari pantauan Palang Merah di penjara Abu Ghraib, Iraq, dan para pejabat militer memberikan pada masyarakat informasi menyesatkan tentang legalitas interogasi tersebut, kata para pengacara hari Selasa (5/07/2011).

Kelompok ahli hukum, the Public Interest Advocacy Centre (PIAC) mengatakan, telah mendapatkan dokumen-dokumen yang bisa diungkapkan di bawah undang-undang Kebebasan Informasi, yang menunjukkan adanya ‘respon mengganggu dari para pejabat Australia terhadap para tahanan yang dianiaya’.

“Dokumen-dokumen itu menimbulkan pertanyaan besar tentang praktik penahanan oleh ADF (Pasukan Tempur Australia/Australian Defence Force) dan pengetahuan ADF tentang teknik interogasi ilegal di Abu Ghraib,” kata Kepala PIAC Edward Santow.

Perwakilan militer Australia di Abu Ghraib pada tahun 2003 untuk 2004, George O’Kane, mengatakan, dokumen menunjukkan adanya keterlibatan bersama dengan pasukan AS untuk menyembunyikan  atau mencegah Komite Internasional Palang Merah mendapatkan akses kepada para tahanan.

Mayor O’Kane, seorang pengacara militer, juga menyatakan keraguan tentang legalitas teknik interogasi yang diusulkan, termasuk mematikan dan mencabut peralatan pengawasan, yang menyebabkan pasukan mudah melakukan kekerasan dan tidak memadainya perlindungan terhadap tahanan.

Meskipun terdapat evaluasi semacam itu, namun para pejabat pertahanan Australia menyatakan teknik-teknik itu ‘konsisten dengan Konvensi Jenewa dan kemudian Menteri Pertahanan Robert Hill tidak merespon evaluasi itu meskipun ia tahu ada perlakuan yang salah, kata PIAC.

“Secara signifikan, pemerintah Australia mengandalkan kesimpulan O’Kane Mayor bahwa tidak ada tahanan yang diinterogasi bertentangan dengan Konvensi Jenewa untuk mengklaim bahwa Australia tidak memiliki pengetahuan awal pelanggaran Abu Ghraib,” kata PIAC.*

Keterangan foto: Tentara Barat yang melakukan penyiksaan di penjara Abu Ghraib, Iraq

Rep: Syaiful Irwan
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Muhammad Ali: Serangan di Norwegia “Hancurkan Hati” Saya

Muhammad Ali: Serangan di Norwegia “Hancurkan Hati” Saya

Nestle Digugat di AS Terkait Penipuan Sumber Air Kemasan Poland Spring

Nestle Digugat di AS Terkait Penipuan Sumber Air Kemasan Poland Spring

Di Video, ISIS/ISIL Ancam akan Menghabisi Hamas

Di Video, ISIS/ISIL Ancam akan Menghabisi Hamas

Eks Tokoh Al-Shabab Membelot ke Pemerintah Somalia

Eks Tokoh Al-Shabab Membelot ke Pemerintah Somalia

April Adzan Pertama, Nopember Masjid di Fittja Dilempari Kaki Babi

April Adzan Pertama, Nopember Masjid di Fittja Dilempari Kaki Babi

Baca Juga

Berita Lainnya