Kamis, 9 Desember 2021 / 4 Jumadil Awwal 1443 H

Internasional

Karzai: Sikap AS Lebih Mirip Penjajah Daripada Teman

Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Hussein Obama mengumumkan Pemerintah AS akan menarik 10 000 pasukannya hingga akhir tahun ini dari Afghanistan.

Sementara itu penarikan 23000 pasukan lainnya akan dilakukan tahun depan dan proses penarikan tersebut ditargetkan akan selesai pada September 2012.

Dalam pidato yang disiarkan oleh jaringan televisi nasional itu, Obama menggambarkan penarikan pasukan itu sebagai upaya awal untuk melakukan penyerahan tanggung jawab keamanan kepada pasukan Afghanistan.

Pengurangan pasukan di Afghanistan yang dilakukan oleh pemerintahan Obama ini jauh lebih besar dan cepat dari yang disarankan oleh sejumlah komandan pasukan militernya.

Menurut mereka kondisi keamanan disana sangat rentan dan memintanya untuk tetap menempatkan pasukan dalam jumlah banyak hingga 2013 mendatang.
Meski sebagian pasukan telah ditarik, namun AS masih memiliki sekitar 68.000 pasukannya di Afghanistan.

Mereka semua rencanannya baru akan meninggalkan Afghanistan pada tahun 2013.
“Kami tidak akan mencoba menjadikan Afghanistan sebagai tempat yang sempurna. Kami tidak akan menjaga setiap jalan yang ada disana dan berpatroli di wilayah pegunungan mereka tanpa ada kejelasan sampai kapan,” kata Obama.

“Itu semua adalah tanggung jawab pemerintah Afghanistan.”

Dukungan publik

Pemerintah Afghanistan melalui Juru Bicara Kementerian Militernya menyambut baik penarikan pasukan asing dari negara itu.

“Kami menghargai pencapaian dan pengorbanan pasukan asing di Afghanistan, namun disaat yang bersamaan kami jugaingin mengucapkan selamat kepada mereka karena akan kembali ke nagara asalnya setelah bertempur demikian lama disini,” kata Juru Bicara Kementerian Militer Afghanistan.

“Tentara Nasional Afghanistan (ANA) telah siap untuk mengisi posisi yang mereka tinggalkan namun memang kami akan menghadapi sejumlah masalah seperti kekurangan senjata dan peralatan tempur lainnya.”

Penarikan ini pasukan ini terjadi ditengah sejumlah hasil jajak pendapat yang menunjukan keinginan publik untuk menempuh jalan damai dalam menyelesaikan konflik di negara itu.

Jajak pendapat yang dilakukan BBC World Service menunjukan 40 persen responden menginginkan penyelesaian damai dengan melibatkan Taliban dalam proses tersebut.

Jajak pendapat ini dilakukan terhadap sekitar 24000 responden di 24 negara.
Hasil jajak pendapat menunjukan 56 persen warga Amerika menginginkan agar pemerintah menarik secepatnya pasukan mereka dari Afghanistan.

Banyak warga Afghanistan yang menilai keberadaan pasukan AS masih dibutuhkan untuk menghadapi Afghanistan. Namun, aksi kekerasan yang terus berlangsung di Afghanistan telah memicu kekha watiran akan bertambahnya jumlah warga sipil yang tewas di negara itu.

Presiden Afghanistan Hamid Karzai sendiri menyebutkan, sikap AS di Afgha nis tan bukan sebagai teman, melainkan sebagai penjajah. Namun, Duta Besar AS di Afghanistan, Karl Eikenberry, menyebutkan bahwa saat AS diminta untuk datang ke Afghanistan.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Rusia: Beri Waktu Assad Reformasi Suriah

Rusia: Beri Waktu Assad Reformasi Suriah

Bekas Pejabat Serbia Divonis 22 Tahun Penjara Terkait Perang Bosnia

Bekas Pejabat Serbia Divonis 22 Tahun Penjara Terkait Perang Bosnia

Hollande Desak Putin Kerja Sama Soal Suriah

Hollande Desak Putin Kerja Sama Soal Suriah

Pernah Dapat Penghargaan, Menteri Keuangan Qatar Ditangkap karena Korupsi

Pernah Dapat Penghargaan, Menteri Keuangan Qatar Ditangkap karena Korupsi

Pemilu Iran dan Isu-Isu Penting Kawasan Arab

Pemilu Iran dan Isu-Isu Penting Kawasan Arab

Baca Juga

Berita Lainnya